CSRINDONESIANEWS – Akses terhadap layanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan tenaga medis dan fasilitas kesehatan. Dalam situasi darurat, kecepatan menjadi faktor yang dapat menentukan keselamatan seseorang.
Menyadari pentingnya kebutuhan tersebut, PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) Pabrik Gula Bunga Mayang menghadirkan dukungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Perusahaan BUMN tersebut menyerahkan satu unit ambulans operasional untuk mendukung pelayanan Puskesmas Mider, Kabupaten Lampung Utara.
Bantuan diserahkan secara langsung kepada Bupati Lampung Utara Dr. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si., dalam seremoni yang berlangsung di halaman Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Kamis, 3 September 2026.
Bagi masyarakat di wilayah yang memiliki akses geografis cukup beragam, keberadaan ambulans bukan sekadar tambahan kendaraan operasional. Fasilitas tersebut menjadi bagian penting dari rantai pelayanan kesehatan, terutama ketika pasien membutuhkan penanganan atau rujukan dalam waktu cepat.
Memperpendek Jarak Menuju Pertolongan
General Manager Pabrik Gula Bunga Mayang PT SGN, Raji Rahmadi, mengatakan bantuan tersebut ditujukan untuk memperkuat sarana pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kemampuan fasilitas kesehatan dalam merespons kondisi darurat.
Ambulans diharapkan dapat mempercepat penanganan pasien gawat darurat dan memperluas jangkauan layanan medis hingga ke wilayah pedesaan.
Bagi PT SGN, investasi sosial semacam ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
“PT SGN meyakini bahwa keberhasilan perusahaan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui Program TJSL, kami hadir untuk memberikan kontribusi yang nyata, tulus, dan berkelanjutan,” ujar Raji.
Ia berharap ambulans tersebut dapat menjadi penghubung antara masyarakat yang membutuhkan pertolongan dengan layanan kesehatan yang tersedia.
“Kami berharap fasilitas ini mendukung pelayanan kesehatan yang lebih cepat, efektif, dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Lampung Utara,” tambahnya.
Kolaborasi BUMN dan Pemerintah Daerah
Dukungan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Bupati Hamartoni Ahadis menilai bantuan ambulans merupakan bentuk konkret sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam meningkatkan pelayanan publik.
Menurutnya, kolaborasi semacam ini memiliki arti penting karena manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan layanan kesehatan dalam kondisi mendesak.
“Kami atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Ini adalah bentuk sinergi yang luar biasa antara BUMN dan Pemda dalam menyelamatkan nyawa masyarakat,” tutur Hamartoni.
Ia juga berharap fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat Lampung Utara.
“Semoga menjadi amal jariyah dan bermanfaat jangka panjang,” lanjutnya.
TJSL yang Menyentuh Kebutuhan Dasar
Penyerahan ambulans ini memperlihatkan bagaimana program TJSL dapat diarahkan pada kebutuhan yang bersifat fundamental. Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat, sementara akses terhadap pertolongan medis yang cepat menjadi bagian penting dari kualitas pelayanan kesehatan.
Melalui dukungan tersebut, PT SGN tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga ikut memperkuat sistem pelayanan yang telah berjalan di tingkat masyarakat.
Semangat “Bersama Tumbuh, Bersama Sejahtera” yang diusung PT SGN menjadi pijakan bagi perusahaan untuk terus mengembangkan program sosial yang memberikan dampak nyata.
Ke depan, komitmen tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu bentuk bantuan. Program TJSL dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat, dengan fokus pada kebermanfaatan, keberlanjutan, dan dampak yang dapat dirasakan secara langsung.
Sebab, bagi masyarakat yang berada dalam situasi darurat, satu ambulans bukan sekadar kendaraan. Ia adalah bagian dari harapan—bahwa ketika pertolongan dibutuhkan, bantuan dapat datang lebih cepat. (*)












