CSRINDONESIANEWS – Kabar baik datang bagi warga Kepulauan Seribu dan masyarakat Jakarta yang mendambakan akses mobilitas lebih inklusif. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dan BPBUMD melakukan kunjungan kerja strategis ke Kepulauan Seribu pada Sabtu (22/8/2026).
Kunjungan ini menjadi langkah nyata dalam menindaklanjuti Penugasan Gubernur DKI Jakarta untuk mengalihkan pengelolaan transportasi air dari Dishub ke Transjakarta. Langkah pengalihan ini bertujuan menghadirkan sistem transportasi terintegrasi dan profesional yang menghubungkan kawasan daratan dengan wilayah kepulauan secara mulus.
Menjangkau Empat Pulau Utama dan Sambutan Warga
Rombongan peninjauan dipimpin oleh Wakil Kepala Dishub DKI Jakarta, Ujang Harmawan, bersama Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza. Dalam kunjungan tersebut, tim menyinggahi empat pulau, yaitu Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Kelapa, dan Pulau Harapan.
Puncak kegiatan audiensi berlangsung di Kantor Kelurahan Pulau Panggang. Rombongan diterima langsung oleh Bupati Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, yang didampingi Camat Kepulauan Seribu Utara serta para tokoh masyarakat setempat.
Warga menyambut rencana pengalihan operasional ini dengan antusiasme tinggi. Selama ini, masyarakat wilayah kepulauan mengharapkan adanya kesetaraan layanan transportasi yang aman, nyaman, terjangkau, serta tepat waktu—setara dengan standar layanan darat yang selama ini dihadirkan Transjakarta.
Peninjauan Dermaga dan Evaluasi Armada
Guna memastikan kesiapan operasional, tim gabungan juga melakukan inspeksi teknis ke sejumlah fasilitas pelabuhan dan dermaga yang dikelola UPPD Dishub DKI Jakarta.
Transjakarta mengevaluasi data inventarisasi sarana dan prasarana guna menyusun rencana revitalisasi.
Selain kesiapan dermaga, operasional armada kapal yang ada saat ini turut dievaluasi demi meningkatkan aspek keselamatan penerbangan dan pelayaran serta efisiensi jadwal keberangkatan.
Komitmen Mewujudkan Jakarta Kota Global Inklusif
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, menegaskan kesiapan pihaknya dalam mengemban amanat ini.
“Kami memahami betul harapan besar masyarakat Kepulauan Seribu. Penugasan dari Gubernur ini adalah amanat untuk menghapus ‘jarak’ dan memastikan kesetaraan hak bagi seluruh warga DKI Jakarta. Kami siap hadir di Kepulauan Seribu dengan standar layanan Transjakarta yang andal, terjangkau, dan terintegrasi,” ujar Welfizon.
Melalui integrasi moda transportasi darat dan laut ini, efisiensi antar-pulau maupun konektivitas ke daratan Jakarta diharapkan meningkat pesat. Kebijakan ini tidak hanya memudahkan mobilitas harian warga, tetapi juga berpotensi menstimulasi pertumbuhan ekonomi daerah, menggairahkan sektor pariwisata bahari, serta mendukung posisi Jakarta sebagai kota global yang inklusif bagi seluruh warganya. (*)












