PT Sunindo Pratama Tbk meraih penghargaan Nature Impact Award 2026 dalam ajang Indonesia Eco Impact Award 2026 yang diselenggarakan pada 26 Oktober 2026 di Acacia Hotel, Jakarta. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi perusahaan dalam mendukung pelestarian alam dan mendorong praktik keberlanjutan. Komitmen lingkungan PT Sunindo Pratama Tbk tercermin melalui kolaborasi bersama Mangrove Jakarta Impact dalam kegiatan penanaman mangrove yang telah berjalan sejak 2023. Program tersebut telah dilaksanakan di sejumlah kawasan pesisir, termasuk Karawang dan Cilamaya, Jawa Barat. Kolaborasi ini menunjukkan pentingnya konsistensi dalam mendukung upaya konservasi ekosistem pesisir. Melalui penghargaan ini, komitmen terhadap pelestarian alam diharapkan terus berkembang menjadi upaya berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Penanaman mangrove menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga ekosistem pesisir Indonesia yang menghadapi berbagai tantangan lingkungan. Mangrove berperan sebagai habitat bagi beragam biota, membantu mengurangi risiko abrasi di kawasan tertentu, serta menyimpan karbon dalam biomassa dan sedimennya. Karena itu, upaya konservasi perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi lokasi, kesesuaian jenis tanaman, dan pemeliharaan setelah penanaman. Sejak 2023, kerja sama PT Sunindo Pratama Tbk dan Mangrove Jakarta Impact berupaya mendukung pelestarian kawasan pesisir melalui kegiatan penanaman di Karawang dan Cilamaya. Pelaksanaan program di lokasi pesisir tersebut juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan perhatian terhadap pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem. Pendekatan berkelanjutan diperlukan agar kegiatan penanaman dapat diikuti pemantauan dan perawatan yang mendukung keberhasilan pertumbuhan mangrove.
Paundra Hanutama, Founder Yayasan Mangrove Indonesia Lestari dan Mangrove Jakarta Impact, menyampaikan apresiasi atas komitmen PT Sunindo Pratama Tbk yang telah mendukung kegiatan konservasi mangrove sejak 2023. Menurutnya, keberlanjutan kerja sama menjadi aspek penting dalam memastikan bahwa upaya pelestarian lingkungan tidak berhenti pada satu kegiatan. “Kami mengapresiasi komitmen PT Sunindo Pratama Tbk yang telah berjalan bersama Mangrove Jakarta Impact sejak 2023 melalui kegiatan penanaman mangrove di Karawang dan Cilamaya. Bagi kami, konservasi bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga membangun kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap ekosistem pesisir,” ujar Paundra. Ia menilai kolaborasi antara sektor swasta dan organisasi lingkungan dapat membantu memperkuat pelaksanaan program konservasi secara lebih terarah. Kemitraan jangka panjang juga membuka kesempatan untuk mengembangkan edukasi lingkungan serta meningkatkan kesadaran mengenai fungsi penting mangrove bagi wilayah pesisir.
Paundra menambahkan bahwa keberhasilan konservasi perlu dilihat melalui proses yang berkelanjutan, mulai dari persiapan lokasi hingga pemantauan kondisi tanaman setelah penanaman. Kegiatan penanaman harus mempertimbangkan kesesuaian kondisi lingkungan agar mangrove dapat tumbuh secara optimal. Selain itu, pemeliharaan dan evaluasi berkala diperlukan untuk mengetahui perkembangan tanaman serta mengidentifikasi tantangan di lapangan. “Kami berharap kolaborasi seperti ini terus diperkuat melalui pemantauan, perawatan, dan keterlibatan berbagai pihak. Dampak konservasi yang sesungguhnya tidak hanya terlihat pada hari kegiatan berlangsung, tetapi juga dari bagaimana ekosistem tersebut dijaga setelahnya,” jelas Paundra. Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung perlindungan kawasan pesisir agar manfaat konservasi dapat dirasakan dalam jangka panjang. Dengan pendekatan tersebut, program penanaman mangrove dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga lingkungan sekaligus membangun kesadaran keberlanjutan.
Penghargaan Nature Impact Award 2026 menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap peran perusahaan dalam mendukung perlindungan alam. Bagi dunia usaha, program lingkungan dapat menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dijalankan secara konsisten serta disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Kolaborasi dengan organisasi konservasi memungkinkan perusahaan mengembangkan kegiatan yang didukung pengetahuan teknis dan pemahaman terhadap kondisi ekosistem setempat. Di sisi lain, pelaksanaan program perlu disertai dokumentasi, pemantauan, dan evaluasi agar perkembangan kegiatan dapat ditinjau secara objektif. Upaya tersebut penting untuk membedakan pelaksanaan kegiatan dari dampak lingkungan yang benar-benar berhasil dicapai. Dengan demikian, penghargaan ini dapat menjadi dorongan bagi penguatan komitmen dan peningkatan kualitas program konservasi di masa mendatang.
Yayasan Mangrove Indonesia Lestari dan Mangrove Jakarta Impact berharap kolaborasi dengan PT Sunindo Pratama Tbk dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi bagi pelestarian ekosistem pesisir di Indonesia. Pengalaman kerja sama sejak 2023 di Karawang dan Cilamaya menjadi landasan untuk memperkuat pendekatan konservasi yang mengutamakan kesinambungan dan tanggung jawab bersama. “Penghargaan ini seharusnya menjadi motivasi untuk terus bergerak, bukan menjadi titik akhir. Kami berharap semakin banyak perusahaan yang berkomitmen mendukung konservasi melalui program yang terencana, melibatkan mitra yang tepat, dan memperhatikan keberlanjutan hasilnya,” tutup Paundra. Ia menegaskan bahwa perlindungan mangrove membutuhkan kerja sama antara perusahaan, komunitas, pemerintah, dan masyarakat pesisir. Dengan komitmen yang konsisten, upaya konservasi diharapkan dapat mendukung ekosistem pesisir yang lebih sehat sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga alam. Melalui momentum Indonesia Eco Impact Award 2026, kolaborasi lintas sektor diharapkan terus berkembang demi keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.












