BeritaKesehatan

SMI Dukung Budidaya Ikan Berkelanjutan di Lima Puluh Kota Lewat Teknologi Ramah Lingkungan

1
×

SMI Dukung Budidaya Ikan Berkelanjutan di Lima Puluh Kota Lewat Teknologi Ramah Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Pengembangan budidaya ikan air tawar berbasis teknologi ramah lingkungan terus didorong untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat nagari. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa infrastruktur Solar Pond Care dan fasilitas pemasaran kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Rawa Mas Andaleh di Nagari Andaleh, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada Rabu (7/10/2026).

CSRINDONESIANEWS – Pengembangan budidaya ikan air tawar berbasis teknologi ramah lingkungan terus didorong untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat nagari. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa infrastruktur Solar Pond Care dan fasilitas pemasaran kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Rawa Mas Andaleh di Nagari Andaleh, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada Rabu (7/10/2026).

Program ini merupakan hasil kolaborasi PT SMI dengan Yayasan Filantropi Djiwa Bhoomi dan Dinas Perikanan Kabupaten Lima Puluh Kota. Inisiatif tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi usaha budidaya ikan air tawar melalui pemanfaatan energi ramah lingkungan, sekaligus memperluas akses pasar bagi hasil panen para pembudidaya.

Assistant Vice President (AVP) Communication and CSR PT SMI, Hendriko Leonard Wiremmer, menyampaikan bahwa bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berorientasi pada keberlanjutan.

Melalui penerapan teknologi Solar Pond Care, para pembudidaya diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan energi, menekan biaya operasional kolam, serta menjaga kestabilan kualitas air. Dukungan ini diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas dan efisiensi pengelolaan usaha perikanan.

Tak hanya menyasar aspek produksi, program ini juga dilengkapi fasilitas pemasaran untuk membantu kelompok pembudidaya memperluas jangkauan penjualan. Akses pemasaran yang lebih baik diharapkan dapat memperpendek rantai distribusi, meningkatkan nilai jual hasil panen, serta memberikan dampak positif terhadap pendapatan dan kesejahteraan anggota kelompok.

Penjabat (Pj.) Wali Nagari Andaleh, Syaiful Wahid, S.IP., menyambut baik penyaluran bantuan tersebut. Menurutnya, kehadiran sarana budidaya dan pemasaran membuka peluang bagi kelompok pembudidaya untuk mengembangkan usaha secara lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.

Apresiasi juga disampaikan Sukri, anggota Kelompok Pembudidaya Ikan Rawa Mas Andaleh. Ia menilai bantuan tersebut tidak hanya menghadirkan sarana fisik, tetapi juga menjadi dorongan bagi kelompok untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usaha dan mengembangkan potensi perikanan lokal.

BACA JUGA :  ANTAM Kolaka Raih Gold CSR Awards 2026, Perkuat Ekonomi Biru Lewat Budidaya Teripang

“Kami berkomitmen menjaga, merawat, dan mengoptimalkan fasilitas ini sebaik mungkin demi meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok serta mendukung kemajuan Nagari Andaleh,” ujar Sukri.

Melalui sinergi antara sektor korporasi, pemerintah daerah, dan masyarakat, pengembangan budidaya ikan air tawar di Nagari Andaleh diharapkan semakin efisien dan berdaya saing. Pemanfaatan teknologi ramah lingkungan yang diiringi penguatan akses pasar juga diharapkan menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *