BeritaTokoh Inspirasi

Digital Edge Indonesia Raih Coastal Ecosystem Impact Award pada Indonesia Eco Impact Award 2026

12
×

Digital Edge Indonesia Raih Coastal Ecosystem Impact Award pada Indonesia Eco Impact Award 2026

Sebarkan artikel ini

Digital Edge Indonesia meraih penghargaan Coastal Ecosystem Impact Award dalam ajang Indonesia Eco Impact Award 2026 yang diselenggarakan pada 26 Oktober 2026 di Acacia Hotel, Jakarta. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi dan komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir serta mendorong praktik keberlanjutan lingkungan. Malam penghargaan tersebut menjadi momentum untuk mengapresiasi perusahaan dan organisasi yang menjalankan inisiatif dengan perhatian terhadap dampak sosial dan lingkungan. Melalui penghargaan ini, upaya perlindungan ekosistem pesisir mendapatkan perhatian sebagai bagian penting dari agenda keberlanjutan di Indonesia. Coastal Ecosystem Impact Award juga menyoroti pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam mendukung upaya konservasi yang memberikan manfaat bagi lingkungan. Pengakuan ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak perusahaan untuk menjadikan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjang.

Penghargaan Coastal Ecosystem Impact Award relevan dengan tantangan yang dihadapi kawasan pesisir Indonesia, mulai dari degradasi habitat hingga pencemaran sampah. Ekosistem mangrove dan pesisir memiliki peran penting dalam mendukung keanekaragaman hayati, melindungi garis pantai, serta membantu menyimpan karbon. Namun, perlindungan ekosistem tersebut membutuhkan pendekatan yang berkelanjutan dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan. Perusahaan dapat berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang terarah, kemitraan dengan organisasi konservasi, serta dukungan terhadap edukasi masyarakat. Pendekatan ini memungkinkan upaya konservasi tidak hanya berfokus pada kegiatan sesaat, tetapi juga pada pemeliharaan dan keberlanjutan manfaat ekologis. Dalam konteks tersebut, penghargaan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan program lingkungan perlu dilihat dari konsistensi pelaksanaan dan dampak yang dihasilkan.

Paundra Hanutama, Founder Yayasan Mangrove Indonesia Lestari dan Mangrove Jakarta Impact, menyampaikan apresiasi atas pengakuan yang diberikan kepada Digital Edge Indonesia. Menurutnya, kolaborasi antara sektor swasta dan komunitas lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam memperkuat upaya konservasi pesisir. “Kami mengapresiasi komitmen perusahaan yang memberikan perhatian terhadap pelestarian ekosistem pesisir. Penghargaan ini bukan hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga pengingat bahwa tanggung jawab terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui aksi nyata dan berkelanjutan,” ujar Paundra. Ia menambahkan bahwa inisiatif konservasi akan memberikan nilai lebih ketika dirancang dengan tujuan yang jelas dan melibatkan masyarakat di sekitar kawasan. Keterlibatan komunitas lokal dapat membantu meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap ekosistem yang dijaga. Karena itu, kemitraan yang dibangun secara konsisten perlu terus didorong agar upaya konservasi dapat berkembang dalam jangka panjang.

BACA JUGA :  PT Kemilau Permata Sawit Serahkan Bantuan untuk Korban Galodo di Solok

Paundra juga menekankan bahwa keberhasilan program konservasi tidak cukup diukur dari jumlah kegiatan yang dilaksanakan, tetapi perlu memperhatikan kualitas dan keberlanjutan hasilnya. Dalam kegiatan penanaman mangrove, misalnya, pemantauan dan pemeliharaan setelah penanaman menjadi bagian penting untuk mendukung tingkat keberhasilan tumbuh tanaman. Demikian pula, program kebersihan pesisir perlu diiringi edukasi mengenai pengurangan sampah dari sumbernya dan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab. “Kita perlu bergerak dari kegiatan yang bersifat seremonial menuju program yang memiliki kesinambungan, indikator yang jelas, dan manfaat yang dapat dirasakan oleh lingkungan maupun masyarakat,” jelas Paundra. Ia menilai bahwa perusahaan dapat memainkan peran strategis dengan mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam perencanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan. Dengan pendekatan tersebut, kegiatan konservasi dapat menjadi bagian dari upaya kolektif untuk membangun ekosistem pesisir yang lebih tangguh.

Felix Suroso, Senior Product Manager & CSR Champion Digital Edge Indonesia, menyampaikan bahwa penghargaan Coastal Ecosystem Impact Award menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat kontribusinya terhadap pelestarian lingkungan. “Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa keberlanjutan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan komitmen jangka panjang. Bagi kami, tanggung jawab perusahaan tidak hanya berkaitan dengan bisnis, tetapi juga bagaimana perusahaan dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. Kami berharap inisiatif konservasi pesisir dapat terus berkembang melalui kolaborasi dengan komunitas, organisasi lingkungan, dan berbagai pemangku kepentingan. Dengan kerja sama yang konsisten, upaya menjaga ekosistem pesisir dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi generasi mendatang,” ujar Felix.

Penyelenggaraan Indonesia Eco Impact Award 2026 turut memberikan ruang bagi perusahaan dan organisasi untuk memperkuat komitmen terhadap praktik keberlanjutan. Penghargaan berbasis dampak dapat mendorong peningkatan perhatian terhadap perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi program lingkungan. Bagi ekosistem pesisir, langkah tersebut penting karena tantangan konservasi sering kali membutuhkan proses panjang dan koordinasi lintas sektor. Kemitraan antara perusahaan, organisasi lingkungan, pemerintah, akademisi, dan masyarakat dapat membantu menghubungkan dukungan sumber daya dengan kebutuhan nyata di lapangan. Selain itu, transparansi dalam pelaporan dan evaluasi diperlukan agar kontribusi lingkungan dapat dipahami secara lebih objektif. Dengan demikian, apresiasi melalui ajang penghargaan dapat menjadi pendorong untuk meningkatkan kualitas program dan memperluas praktik keberlanjutan yang bertanggung jawab.

BACA JUGA :  Valbury Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Gempa NTT, Perkuat Komitmen Sosial Perusahaan

Yayasan Mangrove Indonesia Lestari dan Mangrove Jakarta Impact berharap penghargaan seperti Coastal Ecosystem Impact Award dapat mendorong lebih banyak perusahaan untuk terlibat aktif dalam perlindungan ekosistem pesisir Indonesia. Kolaborasi yang efektif perlu dibangun berdasarkan tujuan bersama, pembagian peran yang jelas, serta komitmen terhadap pemantauan dan evaluasi jangka panjang. Upaya konservasi juga perlu memperhatikan keterlibatan masyarakat agar manfaat lingkungan dapat berjalan seiring dengan penguatan kapasitas dan kesejahteraan lokal. “Bagi kami, dampak terbesar dari sebuah penghargaan adalah ketika apresiasi tersebut menginspirasi lebih banyak pihak untuk mengambil langkah nyata. Menjaga mangrove dan ekosistem pesisir bukan tanggung jawab satu organisasi saja, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan konsistensi,” tutup Paundra. Melalui momentum Indonesia Eco Impact Award 2026, diharapkan semakin banyak inisiatif yang mampu menghubungkan komitmen perusahaan dengan kebutuhan konservasi di lapangan. Pada akhirnya, keberlanjutan tidak hanya tentang pengakuan, tetapi tentang bagaimana setiap langkah dapat berkontribusi bagi lingkungan dan generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *