BeritaKesehatan

Wabup Tapin Dorong Transformasi Program TJSLBU, dari Bantuan Sesaat Menuju Pemberdayaan Berkelanjutan

6
×

Wabup Tapin Dorong Transformasi Program TJSLBU, dari Bantuan Sesaat Menuju Pemberdayaan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Kabupaten Tapin H. Juanda saat diwawancarai oleh media di Rantau, Kabupaten Tapin, Kamis (17/09/2026).

CSRINDONESIANEWS  — Pemerintah Kabupaten Tapin mendorong dunia usaha untuk mengubah orientasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU). Tidak sekadar menghadirkan bantuan jangka pendek, program tersebut diharapkan mampu menciptakan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan berdampak terhadap kemandirian sosial maupun ekonomi warga.

Wakil Bupati Tapin, H Juanda, mengatakan, pelaksanaan TJSLBU perlu diarahkan pada program yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Menurutnya, perusahaan memiliki peran strategis dalam mendukung pemerintah daerah menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan.

“Program TJSLBU jangan hanya berupa bantuan yang sifatnya sesaat, tetapi harus mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Juanda di Rantau, Kabupaten Tapin, Kamis.

Memperkuat Kemandirian Masyarakat

Juanda menjelaskan, pemberdayaan melalui program TJSLBU dapat difokuskan pada peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu berkembang dan mandiri, baik dalam aspek ekonomi maupun sosial.

Ia menilai, dunia usaha tidak hanya berperan sebagai penggerak aktivitas perekonomian daerah, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam mempercepat pencapaian target pembangunan.

“Dunia usaha bukan sekadar penggerak roda ekonomi daerah, tetapi juga merupakan mitra strategis pemerintah,” katanya.

Sejumlah sektor dinilai memiliki potensi untuk menjadi fokus pelaksanaan TJSLBU, mulai dari pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga perlindungan lingkungan.

Sinkronisasi dengan Prioritas Pembangunan Daerah

Salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Tapin adalah penanganan stunting yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Juanda menekankan, keterlibatan dunia usaha diperlukan untuk memperkuat upaya pemerintah dalam menangani persoalan tersebut.

“Salah satu perhatian pemerintah daerah adalah penanganan stunting yang membutuhkan keterlibatan lintas sektor, termasuk dukungan dari dunia usaha,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Juanda meminta perusahaan menyelaraskan program TJSLBU dengan prioritas pembangunan daerah. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap kontribusi yang disalurkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran sekaligus menghasilkan dampak yang berkelanjutan.

BACA JUGA :  Telkomsel Sambungkan Kepedulian di Tengah Kepungan Kabut Asap Kalimantan

Melalui sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, program TJSLBU diharapkan tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi berkembang menjadi instrumen pemberdayaan yang memperkuat ketahanan ekonomi, kesejahteraan, dan kemandirian masyarakat Kabupaten Tapin.  (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *