CSRINDONESIANEWS — Kepedulian terhadap kesejahteraan pekerja tidak hanya diwujudkan melalui lingkungan kerja yang aman, tetapi juga lewat akses terhadap perlindungan jaminan sosial. Semangat inilah yang diwujudkan PT Sapta Medika melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 50 pekerja rentan di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.
Penyerahan perlindungan tersebut berlangsung di RS Sapta Medika, Kabupaten Batu Bara, Jumat (27/8/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja yang hingga kini belum memiliki perlindungan sosial.
Langkah PT Sapta Medika mendapat apresiasi dari BPJS Ketenagakerjaan. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batu Bara, Fadli Kurniawan, menilai keterlibatan dunia usaha melalui program CSR memiliki peran penting dalam memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian PT Sapta Medika yang telah memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 50 pekerja rentan. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memastikan semakin banyak pekerja di Kabupaten Batu Bara mendapatkan perlindungan,” ujar Fadli dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).
Menurut Fadli, pekerja rentan masih menjadi kelompok yang membutuhkan perhatian dalam aspek perlindungan sosial. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan BPJS Ketenagakerjaan dinilai menjadi salah satu kunci untuk memperluas jangkauan perlindungan tersebut.
“Masih banyak pekerja rentan yang membutuhkan perlindungan. Kami berharap langkah PT Sapta Medika ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lainnya untuk bersama-sama memberikan perlindungan kepada pekerja di lingkungannya,” katanya.
Pemberian perlindungan kepada 50 pekerja tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Batu Bara, BPJS Ketenagakerjaan, dan dunia usaha. Sinergi ini tidak sekadar berorientasi pada kepesertaan, tetapi juga pada upaya membangun rasa aman dan meningkatkan kesejahteraan pekerja dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Jaminan sosial ketenagakerjaan, kata Fadli, memiliki manfaat yang lebih luas dari sekadar perlindungan ketika pekerja menghadapi risiko kecelakaan kerja. Kehadiran jaminan sosial juga memberikan rasa aman bagi pekerja dan keluarga dalam menghadapi berbagai risiko yang dapat muncul selama menjalankan pekerjaan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batu Bara Antoni Ritonga dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batu Bara Fadli Kurniawan.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kisaran, Ferina Burhan. Menurutnya, dukungan perusahaan melalui program CSR merupakan bentuk kepedulian yang memberikan dampak langsung terhadap perluasan perlindungan bagi pekerja yang selama ini belum tersentuh jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan kebutuhan penting bagi setiap pekerja. Kami mengapresiasi PT Sapta Medika yang telah mengambil bagian dalam memberikan perlindungan kepada 50 pekerja rentan. Kolaborasi seperti ini tentu sangat membantu dalam mewujudkan kesejahteraan dan rasa aman bagi pekerja,” ujar Ferina.
Ia berharap inisiatif tersebut dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan dan berbagai pihak lainnya untuk mengambil peran serupa. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin luas pula kesempatan pekerja rentan untuk memperoleh perlindungan sosial yang layak.
“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan BPJS Ketenagakerjaan dapat terus diperkuat, sehingga tidak ada lagi pekerja rentan yang bekerja tanpa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Ferina.
Melalui program tersebut, PT Sapta Medika menunjukkan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan dapat diwujudkan dalam bentuk yang memiliki manfaat langsung dan berkelanjutan. Perlindungan bagi 50 pekerja bukan hanya menjadi bagian dari program CSR, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih aman, inklusif, dan sejahtera di Kabupaten Batu Bara. (*)












