BeritaAksi Korporasi

Subsidi Kuliah Rp7 Juta Siap Meluncur, Baznas Buka Peluang Emas Mahasiswa Berprestasi

5
×

Subsidi Kuliah Rp7 Juta Siap Meluncur, Baznas Buka Peluang Emas Mahasiswa Berprestasi

Sebarkan artikel ini
Peluncuran Beasiswa Cendekia Baznas 2026 di Jakarta, Rabu (9/9/2026). Baznas RI

CSRINDONESIANEWS – Peluang emas bagi para mahasiswa aktif kembali terbuka lebar di penghujung tahun ini. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI resmi meluncurkan Beasiswa Cendekia Baznas 2026. Program strategis ini menjangkau hingga 246 perguruan tinggi di seluruh Indonesia bagi mahasiswa program D4 dan S1 yang ingin memperluas jalan meraih cita-cita tanpa terhalang kendala finansial.

Bantuan yang disiapkan tidak main-main untuk menopang perjalanan akademik para peserta terpilih. Setiap mahasiswa berhak memperoleh subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp7 juta per semester untuk perguruan tinggi prioritas, serta Rp4 juta per semester untuk perguruan tinggi reguler selama empat semester berturut-turut. Tidak berhenti di situ, penerima manfaat juga mendapatkan suntikan dana riset tugas akhir sebesar Rp3 juta, program pembinaan pengembangan diri, hingga penghargaan khusus bagi mereka yang berhasil menorehkan prestasi dalam kompetisi tingkat nasional maupun internasional.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam menghadirkan pemerataan akses pendidikan tinggi, khususnya bagi anak bangsa yang berprestasi namun berasal dari keluarga kurang mampu.

“Ini adalah momentum untuk mempertemukan kekuatan zakat dengan pendidikan tinggi dalam membangun masa depan bangsa. Hal tersebut sejalan dengan Astacita Presiden RI nomor empat untuk memperkuat Sumber Daya Manusia menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Sodik Mudjahid.

Sodik Mudjahid menambahkan bahwa sektor pendidikan memegang peranan vital dalam upaya pengentasan kemiskinan secara mendasar. Sebagai bentuk komitmen nyata, Baznas RI mengalokasikan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) hingga mencapai 27 persen. Fokus alokasi ini diarahkan untuk memperluas jangkauan akses, meningkatkan kualitas dan kapasitas mahasiswa, serta memastikan keberlanjutan kontribusi positif para alumni bagi masyarakat luas.

BACA JUGA :  Dari Tambang untuk Daerah: Banyuwangi Perkuat Manfaat Investasi PT BSI

“Karena itu, hari ini kita tidak hanya meluncurkan sebuah program beasiswa. Mari kita meluncurkan sebuah gerakan bersama, gerakan menjadikan zakat sebagai kekuatan pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” kata Sodik Mudjahid.

Langkah produktif ini mendapat sambutan hangat dari pihak pemerintah. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi Baznas yang terus berada di garis depan dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan nasional.

“Tentu ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa. Investasi terbaik sebuah bangsa adalah pada pendidikan. Tidak ada yang lebih baik lagi. Karenanya, kami sangat senang dan sangat mengapresiasi Baznas yang berdiri di barisan paling depan,” kata Brian Yuliarto.

Brian Yuliarto berharap agar sinergi melintas lembaga ini dapat memicu keterlibatan lebih banyak pihak. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah, perguruan tinggi, serta berbagai lembaga derma (filantropi) akan semakin memperluas kesempatan anak bangsa untuk memperbaiki kondisi sosial dan kesejahteraan keluarga mereka di masa depan.

Rangkaian seleksi program beasiswa ini dirancang secara terstruktur dan transparan. Proses diawali dengan pendaftaran daring melalui laman resmi beasiswa.baznas.go.id yang dibuka sejak 9 hingga 27 September 2026. Setelah pendaftaran ditutup, pihak kampus akan menggelar seleksi administrasi dari 28 September sampai 4 Oktober 2026, dilanjutkan dengan pengumuman hasil administrasi pada 4 Oktober 2026.

Para peserta yang lolos tahap awal wajib mengikuti tahapan wawancara oleh tim seleksi kampus yang berlangsung pada 5 hingga 18 Oktober 2026. Panitia juga menyediakan masa sanggah pada 19 hingga 25 Oktober 2026 untuk menjamin keadilan proses seleksi, sebelum akhirnya pengumuman akhir kelolosan dirilis secara resmi pada 28 Oktober 2026.

Kesempatan besar untuk mengubah masa depan dan meraih mimpi akademik kini berada tepat di depan mata. Persiapkan seluruh dokumen pendukung terbaik Anda dan jadilah bagian dari generasi penerus bangsa yang siap membawa perubahan positif bagi Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *