CSRINDONESIANEWS – Fasilitas sanitasi yang layak menjadi salah satu elemen penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. Hal inilah yang dirasakan keluarga besar SDN Kembangringgit 3, Kabupaten Mojokerto, setelah PT Sun Paper Source menghadirkan perubahan melalui renovasi toilet sekolah dalam program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Sebelum direnovasi, kondisi toilet sekolah tersebut cukup memprihatinkan. Fasilitas yang kusam, bau tidak sedap, hingga saluran air yang kerap bermasalah membuat sejumlah siswa enggan menggunakannya. Bahkan, beberapa siswa terpaksa meminta izin pulang ke rumah hanya untuk menggunakan kamar mandi.
Kepala SDN Kembangringgit 3, Nanik Anisah, mengungkapkan bahwa persoalan sanitasi tersebut sempat mengganggu kenyamanan siswa dalam menjalani aktivitas belajar sehari-hari.
“Anak-anak kerap takut dan enggan masuk ke toilet. Bahkan, jika sudah tidak tertahankan, mereka terpaksa minta izin pulang ke rumah hanya untuk ke kamar mandi,” ujar Nanik.
Menurutnya, fasilitas sanitasi bukan sekadar pelengkap infrastruktur sekolah. Keberadaannya turut menentukan kenyamanan, kesehatan, hingga konsentrasi siswa selama mengikuti kegiatan belajar-mengajar.
Perhatian terhadap persoalan tersebut mendorong PT Sun Paper Source, bagian dari SPS Corporate, melakukan perbaikan fasilitas sanitasi di sekolah tersebut. Inisiatif ini berawal dari asesmen lapangan perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Melalui renovasi menyeluruh, kondisi toilet yang sebelumnya tidak layak kini berubah menjadi lebih bersih, terang, dan nyaman. Penataan keramik diperbaiki, sementara sistem saluran air kembali berfungsi dengan baik sehingga fasilitas dapat digunakan sebagaimana mestinya.
HR Manager PT Sun Paper Source, Josephine Ayu Kinanti, mengatakan bahwa lingkungan pendidikan yang sehat merupakan bagian penting dalam mendukung kualitas pembelajaran. Menurutnya, anak-anak membutuhkan fasilitas dasar yang memadai agar dapat menjalani aktivitas sekolah tanpa terganggu persoalan kenyamanan maupun kebersihan.
“Kami menyadari bahwa pendidikan yang berkualitas harus ditopang oleh lingkungan yang sehat dan layak. Ketika kami melihat kondisi awal di SDN Kembangringgit 3, di mana anak-anak bahkan harus pulang ke rumah hanya untuk ke toilet, kami merasa perlu segera mengambil tindakan nyata,” kata Josephine.
Dia menjelaskan, program tersebut tidak hanya berfokus pada pembenahan fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta didik.
“Kami ingin memastikan anak-anak bisa belajar dengan fokus, tanpa kecemasan, dan merasa dihargai di lingkungan sekolah mereka sendiri,” tambahnya.
Menjadi Fondasi Menuju Sekolah Adiwiyata
Dampak renovasi mulai dirasakan dalam keseharian warga sekolah. Siswa kini lebih leluasa menggunakan fasilitas sanitasi tanpa rasa khawatir. Perubahan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi pihak sekolah untuk semakin memperkuat budaya hidup bersih dan sehat.
Kepala SDN Kembangringgit 3, Nanik Anisah, menilai pembenahan fasilitas sanitasi menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran siswa terhadap kebersihan lingkungan. Fasilitas yang lebih baik diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pembiasaan perilaku hidup bersih sejak usia dini.
Momentum ini juga semakin relevan seiring penunjukan SDN Kembangringgit 3 untuk mengikuti Lomba Sekolah Adiwiyata pada tahun depan. Program tersebut menjadi kesempatan bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan sekaligus menanamkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Perubahannya luar biasa. Sekarang anak-anak jauh lebih nyaman dan percaya diri. Kami atas nama keluarga besar sekolah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Sun Paper Source. Bantuan ini benar-benar menjadi titik kebangkitan kami,” tutur Nanik.
Dia berharap renovasi tersebut tidak berhenti pada perubahan kondisi fisik toilet, tetapi juga menjadi awal terbentuknya kebiasaan menjaga kebersihan di lingkungan sekolah.
“Renovasi toilet ini menjadi pelecut semangat utama kami. Dari sinilah fondasi hidup bersih dan sehat dimulai. Kami makin optimistis menyambut penunjukan sebagai Sekolah Adiwiyata tahun depan, karena fasilitas pendukungnya kini sudah sangat memadai,” pungkasnya.
Melalui inisiatif ini, PT Sun Paper Source menunjukkan bahwa dukungan terhadap dunia pendidikan dapat dimulai dari pemenuhan kebutuhan mendasar. Sebab, sekolah yang berkualitas tidak hanya dibangun melalui proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui lingkungan yang sehat, fasilitas yang layak, serta kepedulian bersama terhadap tumbuh kembang generasi penerus. (*)












