BeritaAksi Korporasi

PT PAL Dukung Pembangunan Gedung MI di Pesisir Lamongan

4
×

PT PAL Dukung Pembangunan Gedung MI di Pesisir Lamongan

Sebarkan artikel ini
PT PAL Indonesia menyalurkan dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk pembangunan gedung MI Muhammadiyah 07 Sidokelar, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu (23/9/2026). Dukungan tersebut menjadi bagian dari kepedulian perusahaan terhadap peningkatan sarana pendidikan dan sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional.

CSRINDONESIANEWS – PT PAL Indonesia menyalurkan dukungan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk pembangunan gedung MI Muhammadiyah 07 Sidokelar, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Sekretaris Perusahaan PT PAL Indonesia Rayssa Audryn Firdauzy mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program TJSL sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kepala MI Muhammadiyah 07 Sidokelar Ghozi menyambut baik kepedulian PT PAL Indonesia terhadap pembangunan sumber daya manusia dan sarana pendidikan di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan PT PAL. Bantuan ini sangat berarti untuk pengembangan fasilitas pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Ia menambahkan pembangunan sarana pendidikan tersebut diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa dan masyarakat Desa Sidokelar.

Pada 2026, PT PAL Indonesia tercatat telah menyalurkan sejumlah program TJSL di Desa Sidokelar, antara lain 840 paket sembako kepada warga pesisir pada 13 Maret serta beasiswa pendidikan bagi belasan siswa berprestasi di tiga lembaga pnedidikan di desa setempat pada bulan April.

Selain itu, penyaluran hewan kurban dua ekor sapi, empat ekor kambing atau domba pada bulan Mei 2026 dan pembagian bendera merah putih di bulan Agustus.

Sedangkan untuk program ke depan, PT PAL akan menyalurkan bibit buah dan penanaman pohon pada Bulan Oktober, serta pembinaan UMKM terkait pemberian legalitas merk pada bulan November.

Ketua Tim PMN PT PAL Indonesia Uut Tatawijaya mengatakan kehadiran perusahaan di Sidokelar merupakan bagian dari penugasan negara untuk mengembangkan industri galangan kapal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi biru.

Ia menjelaskan pengembangan galangan kapal di Paciran menggunakan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp427 miliar. Pada tahap awal, fasilitas tersebut ditargetkan mampu menangani perbaikan kapal hingga panjang 60 meter dan tahap berikutnya 100 meter.

BACA JUGA :  Forum TJSLBU Karo Salurkan Bantuan ke Pengungsi Sinabung

“PT PAL juga akan melibatkan masyarakat sekitar, termasuk memberikan pendidikan khusus bagi calon pekerja dan membuka peluang penyerapan tenaga kerja lokal,” katanya.

Penanggung Jawab (PJ) Kepala Desa Sidokelar Puguh Santoso berharap sinergi dengan PT PAL terus dikembangkan, terutama dalam membuka peluang kerja bagi pemuda dan warga setempat.

Senada itu, Kepala Dusun Klayar Fadlullah mengatakan kolaborasi perusahaan dengan masyarakat, termasuk pemuda melalui karang taruna selama ini berjalan baik dan diharapkan terus berlanjut, termasuk dalam kegiatan pelestarian lingkungan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *