CSRINDONESIANEWS – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai diuji coba di sejumlah koperasi yang telah beroperasi sebagai upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat.
“Hari ini tadi kami memulai uji coba penyaluran bansos di KDKMP yang sudah beroperasi, salah satunya di desa ini,” katanya saat meninjau KDKMP di Desa Sidorejo, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Kamis.
Ia menjelaskan, uji coba tersebut dilakukan secara bertahap dengan melibatkan perbankan untuk melayani keluarga penerima manfaat (KPM) yang mengambil bantuan pemerintah melalui koperasi. Jika seluruh koperasi siap, skema tersebut diharapkan dapat diterapkan secara nasional.
Selain melayani penyaluran bansos, lanjut dia, KDKMP diharapkan menjadi tempat masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang sesuai.
Pemerintah merencanakan penyediaan sejumlah kebutuhan pokok seperti minyak goreng, pupuk, dan elpiji tiga kilogram melalui koperasi tersebut.
Direktur Kelembagaan Bank Negara Indonesia (BNI) Eko Setyo Nugroho menyampaikan dukungan layanan tersebut melalui Agen46 yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan perbankan di koperasi tanpa harus mendatangi kantor cabang.
“Di Lamongan itu ada sekitar 90-an yang sudah kami pasang. Nanti kalau sudah beroperasi semua, ya BNI akan pasang semuanya di sini,” katanya.
Ia menambahkan, BNI juga menyediakan fasilitas pembayaran nontunai melalui kode respons cepat standar Indonesia (QRIS) dan mesin electronic data capture (EDC) untuk memudahkan transaksi belanja masyarakat.
Sementara itu, berdasarkan data Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Lamongan, sebanyak 90 dari 140 gerai KDKMP yang menjadi sasaran telah menjalani verifikasi dan validasi lapangan, sedangkan 317 gerai telah terbangun secara fisik.
Secara total, di Kabupaten Lamongan tercatat sebanyak 474 KDKMP yang telah berbadan hukum, dengan 458 unit di antaranya telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan bahwa pemerintah daerah setempat mendukung operasional KDKMP melalui pendampingan dan koordinasi dengan pemerintah desa agar koperasi dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus memudahkan masyarakat mengakses layanan pemerintah.
Ia berharap uji coba penyaluran bantuan sosial melalui KDKMP dapat berjalan lancar dan diperluas secara bertahap sesuai kesiapan koperasi, sehingga pelayanan kepada keluarga penerima manfaat menjadi lebih mudah dijangkau. (*)












