Survey Indonesia (Persero) atau IDSurvey bersama PT Inspeksi Sertifikasi memperkuat program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) melalui peresmian Desa Binaan Nglarangan di Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah pada Rabu (23/9).
Desa binaan tersebut dirancang hingga 2028.
Program itu diarahkan untuk memperluas peluang usaha dan meningkatkan kualitas hidup warga melalui penguatan pendidikan (IDS Skill Plus), pengelolaan lingkungan (IDS Eco Assure), dan IDS UMKM Growth Hub, yaitu pengembangan UMKM.
Chief Financial Officer IDSurvey Sinung Triwulandari mengungkapkan kehadiran program tersebut untuk mengembangkan potensi pelaku usaha seperti pertanian, peternakan, dan ekonomi lokal agar lebih berkembang.
“Keahlian IDSurvey Group kami hadirkan untuk membantu warga mengembangkan usaha, meningkatkan keterampilan, dan mengelola lingkungan. Kami ingin masyarakat mampu mengolah potensi desanya menjadi sumber penghidupan yang semakin kuat,” ujar Sinung dalam siaran persnya, Senin (28/9).
Program TJSL itu dijalankan melalui tiga bidang prioritas, yakni IDS UMKM Growth Hub, IDS Skill Plus, dan IDS EcoAssure.
IDS UMKM Growth Hub mencakup pengembangan kopi berkelanjutan, peningkatan kapasitas usaha, pemasaran digital, dan pendampingan sertifikasi halal.
IDS Skill Plus mendukung penguatan PAUD/TK, kapasitas pendidik, beasiswa Satu Desa Satu Sarjana, serta edukasi pencegahan stunting.
IDS UMKM Growth Hub mencakup pengembangan kopi berkelanjutan, peningkatan kapasitas usaha, pemasaran digital, dan pendampingan sertifikasi halal. IDS Skill Plus mendukung penguatan PAUD/TK, kapasitas pendidik, beasiswa Satu Desa Satu Sarjana, serta edukasi pencegahan stunting.
Pelatihan bengkel, pengelasan, dan pembubutan turut disiapkan untuk membuka peluang usaha baru bagi warga.
Pelaksanaannya memanfaatkan kompetensi tiga anak perusahaan, Sucofindo di bidang lingkungan, Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dalam keterampilan pengelasan, serta Surveyor Indonesia dalam pendampingan sertifikasi halal.
Pendekatan itu menghubungkan keahlian bisnis IDSurvey Group dengan kebutuhan masyarakat untuk menciptakan manfaat bersama yang berkelanjutan.
Direktur Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Pengaturan BUMN Edi Eko Cahyono mengapresiasi pemetaan kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan program.
“Pendekatan tersebut penting agar program yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan serta potensi yang dimiliki desa,” ujar Edi.
Dia mengapresiasi IDSurvey karena manfaat dengan tata kelola, kelembagaan, dan pengembangan sumber daya manusia, termasuk keterlibatan langsung sukarelawan perusahaan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung Tri Winarno menegaskan keterlibatan pemerintah desa dalam mengawal pelaksanaan program.
“Kami akan memastikan semua perangkat desa ikut menjalankan dan memantau program kolaborasi ini agar berjalan dengan baik, berdampak, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dia berharap program tersebut dapat mendorong Nglarangan menjadi desa mandiri sekaligus menjadi percontohan pemberdayaan desa melalui kolaborasi dengan BUMN.
Rangkaian awal program turut melibatkan 14 Relawan Bakti IDSurvey untuk Indonesia (Relawan BISA) dan lima mahasiswa dari Politeknik Negeri Semarang serta Universitas Diponegoro pada 21–25 September 2026.
Mereka mendampingi warga melalui kegiatan edukasi dan berbagi keterampilan.
Setelah pemetaan dan pelaksanaan program prioritas pada 2026, pendampingan dilanjutkan dengan penguatan kapasitas pada 2027 dan diarahkan menuju kemandirian pada 2028.
Warga diharapkan mampu mengelola serta mengembangkan usaha, melestarikan lingkungan, dan inisiatif pendidikan yang dibangun bersama. (*)












