BeritaAksi Korporasi

Bandara Sultan Hasanuddin Salurkan CSR Rp20 Juta untuk UMKM Maros

11
×

Bandara Sultan Hasanuddin Salurkan CSR Rp20 Juta untuk UMKM Maros

Sebarkan artikel ini
Suasana saat penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp20 juta untuk membantu penyediaan gerobak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi warga Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.

CSRINDONESIANEWS – Upaya memperkuat ekonomi masyarakat di sekitar kawasan bandara terus dilakukan PT Angkasa Pura Indonesia melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Kali ini, dukungan diwujudkan melalui penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp20 juta untuk membantu penyediaan gerobak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi warga Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.

Bantuan melalui program InJourney Airports Berdaya UMK tersebut disalurkan kepada Forum Warga RT 04 RW 09 Kelurahan Bontoa. Program ini diharapkan membuka peluang usaha bagi masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi produktif di sekitar wilayah operasional bandara.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk tidak hanya berfokus pada pelayanan kebandarudaraan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di lingkungan sekitar.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, mengatakan program InJourney Airports Berdaya UMK merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap pengembangan usaha masyarakat dan penguatan perekonomian lokal.

Menurutnya, keberadaan UMKM memiliki peran penting dalam menciptakan peluang usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi warga. Karena itu, dukungan terhadap pelaku usaha perlu dilakukan secara berkelanjutan agar potensi ekonomi masyarakat dapat berkembang.

“Bagi kami, tanggung jawab perusahaan tidak hanya terbatas pada penyediaan layanan kebandarudaraan, tetapi juga bagaimana kami dapat tumbuh bersama masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar,” ujar Ruly Artha, Sabtu 24 Oktober 2026.

Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha warga, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang bagi UMKM agar terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas.

Penyerahan bantuan secara simbolis turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Maros, Muhammad Gemilang Pagessa, bersama para penerima manfaat.

BACA JUGA :  251 Ribu Warga Kediri Terima Bantuan Beras Pemerintah Pusat, Pemkab Sebut Sangat Membantu

Kehadiran unsur pemerintah daerah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara perusahaan dan pemangku kepentingan dalam mendukung pemberdayaan UMKM serta memperkuat ekonomi masyarakat.

Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat membantu mengembangkan potensi usaha lokal, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar kawasan operasional bandara.

Bantuan gerobak UMKM juga diharapkan menjadi sarana pendukung bagi masyarakat untuk menjalankan dan mengembangkan usaha secara lebih produktif. Dengan dukungan tersebut, warga memiliki peluang untuk memperluas kegiatan ekonomi dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Melalui program InJourney Airports Berdaya UMK, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berkomitmen melanjutkan kontribusi sosial melalui kerja sama dengan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi ekonomi lokal agar masyarakat di sekitar bandara turut merasakan manfaat dari keberadaan dan aktivitas operasional perusahaan.

Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi pendorong tumbuhnya usaha masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya saing.

Pada akhirnya, penguatan UMKM diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Maros. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *