BeritaKesehatan

Menjaga Tumbuh Kembang Anak, dari Pemeriksaan hingga Pemenuhan Gizi

7
×

Menjaga Tumbuh Kembang Anak, dari Pemeriksaan hingga Pemenuhan Gizi

Sebarkan artikel ini
CSR PIK2 menghadirkan dokter pesialis anak & makanan bergizi demi cegah stunting sejak dini.

CSRINDONESIANEWS – Mencegah stunting tidak bisa dilakukan hanya ketika persoalan pertumbuhan sudah terlihat. Upaya menjaga tumbuh kembang anak perlu dimulai sejak dini, melalui pemantauan kesehatan secara berkala, pemenuhan gizi yang memadai, serta pengetahuan orang tua mengenai kebutuhan anak di setiap fase pertumbuhannya.

Semangat tersebut menjadi bagian dari kegiatan Pemeriksaan Spesialis Anak bagi balita binaan di Puskesmas Tegal Angus, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten. Kegiatan yang digelar melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) ini menghadirkan layanan pemeriksaan langsung dari tenaga medis, termasuk dokter spesialis anak.

Sejumlah ibu datang membawa buah hati mereka untuk mendapatkan pemeriksaan. Kondisi fisik, pertumbuhan, hingga perkembangan balita menjadi bagian dari perhatian tenaga medis. Bagi orang tua, kesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis menjadi ruang penting untuk memahami kondisi anak sekaligus mengenali lebih awal apabila terdapat indikasi gangguan pertumbuhan.

Tidak hanya pemeriksaan, para orang tua juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya pemenuhan nutrisi selama masa pertumbuhan. Pengetahuan tersebut menjadi bekal agar kebutuhan gizi anak dapat diperhatikan secara lebih tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Dukungan terhadap pemenuhan nutrisi juga diwujudkan melalui pembagian makanan bergizi kepada peserta. Telur rebus dan susu diberikan kepada anak-anak sebagai bagian dari dukungan asupan sekaligus media edukasi mengenai pentingnya protein dan berbagai nutrisi dalam menu harian.

Bagi Agustin, salah satu ibu peserta, pemeriksaan spesialis memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai perkembangan anaknya.

“Sebagai ibu tentu ingin tahu perkembangan anak normal atau tidak. Tadi diperiksa dan dijelaskan juga mengenai gizinya. Jadi, kami mendapatkan pengetahuan baru,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pemberian makanan bergizi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini memberikan manfaat tidak hanya bagi anak, tetapi juga bagi orang tua yang membutuhkan informasi mengenai kesehatan dan kebutuhan nutrisi buah hati.

BACA JUGA :  Pertamina Eco RunFest 2026: Menyalakan Perubahan, Meninggalkan Nol Jejak

“Anak juga dapat makanan bergizi seperti telur dan susu. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini sering dilakukan karena sangat bermanfaat untuk ibu dan anak,” katanya.

Program ini menjadi bagian dari komitmen CSR PIK2 dalam mendukung upaya menciptakan generasi yang tumbuh sehat dan bebas stunting. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menggabungkan edukasi bagi orang tua dan dukungan terhadap pemenuhan asupan nutrisi anak.

Langkah tersebut sekaligus menempatkan deteksi dini sebagai bagian penting dalam menjaga kualitas tumbuh kembang. Dengan akses terhadap pemeriksaan yang lebih mudah, gangguan pertumbuhan maupun persoalan kesehatan anak diharapkan dapat dikenali sejak awal sehingga penanganannya dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.

Pada akhirnya, pencegahan stunting bukan sekadar persoalan memenuhi kebutuhan gizi anak. Ia merupakan proses panjang yang membutuhkan perhatian, pengetahuan, serta keterlibatan bersama antara keluarga, tenaga kesehatan, masyarakat, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap masa depan generasi mendatang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *