Toyota Indonesia kembali menghadirkan program Toyota Eco Youth (TEY) Jelajah Nusantara di Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, sebagai upaya memperluas jangkauan program sekaligus mendorong lahirnya inovasi lingkungan dari kalangan pelajar. Kegiatan ini menjadi bagian dari perjalanan Toyota Eco Youth yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade. Dalam kunjungannya, Toyota menggandeng SMKN 2 Rantepao serta sejumlah sekolah lain untuk memperkenalkan program kepada para siswa. Melalui pendekatan langsung ke sekolah, Toyota berharap semakin banyak generasi muda yang terdorong untuk menciptakan solusi atas berbagai tantangan lingkungan di daerahnya. Program ini juga menjadi langkah strategis untuk menjangkau wilayah-wilayah yang memiliki potensi besar, tetapi belum banyak terlibat dalam kompetisi Toyota Eco Youth.

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto, mengatakan bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki karakteristik dan tantangan lingkungan yang berbeda. Menurutnya, pendekatan berbasis potensi lokal menjadi kunci dalam menghasilkan inovasi yang relevan dan berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui interaksi langsung dengan siswa dan sekolah, Toyota ingin membuka ruang bagi lahirnya ide-ide yang berangkat dari pemahaman terhadap kondisi lingkungan setempat. Ia juga menilai bahwa kearifan lokal dapat menjadi fondasi penting dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, TEY Jelajah Nusantara diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pelajar untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan.
Toyota Eco Youth merupakan salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Toyota Indonesia yang berfokus pada pelestarian lingkungan melalui kompetisi proyek inovasi bagi siswa SMA dan sederajat. Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2005, program ini secara konsisten mendorong peningkatan kesadaran sekaligus partisipasi generasi muda terhadap isu-isu lingkungan. Hingga saat ini, Toyota Eco Youth telah melibatkan lebih dari 2.083 sekolah dari 34 provinsi di Indonesia. Tidak kurang dari 9.972 ide proyek lingkungan telah dihasilkan dan dikompetisikan melalui program tersebut. Capaian ini menunjukkan besarnya potensi pelajar Indonesia dalam menghadirkan inovasi yang berangkat dari kebutuhan lingkungan di daerah masing-masing.

Selain memperkenalkan kompetisi, TEY Jelajah Nusantara juga menjadi sarana bagi Toyota untuk membangun komunikasi dengan sekolah, guru, dan siswa mengenai pentingnya keberlanjutan lingkungan. Program ini mendorong peserta untuk memanfaatkan potensi dan kearifan lokal sebagai inspirasi dalam merancang solusi terhadap berbagai permasalahan lingkungan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya relevan di tingkat lokal, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas. Dengan melibatkan pelajar secara aktif, Toyota ingin menumbuhkan budaya berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif sejak dini. Hal ini dinilai penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan di masa depan.
Melalui penyelenggaraan Toyota Eco Youth Jelajah Nusantara di Toraja Utara, Toyota kembali menegaskan komitmennya terhadap pengembangan pendidikan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai tiga pilar utama program CSR perusahaan. Program ini tidak hanya bertujuan menghasilkan ide-ide inovatif, tetapi juga membangun karakter, kepedulian, dan kemampuan berpikir kritis para peserta dalam menghadapi tantangan lingkungan. Dengan memperluas akses terhadap pendidikan dan inovasi lingkungan, Toyota berupaya menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. Program ini menjadi bukti bahwa investasi pada pendidikan dan inovasi generasi muda merupakan bagian penting dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.

