CSRINDONESIANEWS – Ketika bencana mengubah keseharian, hal-hal sederhana seperti makanan, pakaian bersih, dan air bersih menjadi begitu berarti. Di tengah kondisi tersebut, kepedulian kembali hadir untuk warga terdampak bencana di Guo Kuranji dan Lubuk Minturun. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat menyalurkan kembali bantuan berupa sembako, pakaian dewasa dan anak-anak, serta air bersih untuk membantu warga memenuhi kebutuhan dasar mereka (12/10).
Bencana tidak hanya berdampak pada kondisi lingkungan dan tempat tinggal, tetapi juga dapat menyulitkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam situasi tersebut, ketersediaan bahan pangan, pakaian, dan air bersih menjadi kebutuhan penting yang perlu mendapat perhatian agar warga dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana perlu diwujudkan melalui bantuan nyata yang sesuai dengan kebutuhan warga.
“Ketika bencana terjadi, masyarakat menghadapi banyak keterbatasan, termasuk dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga, membantu memenuhi kebutuhan keluarga, dan memberikan sedikit kelegaan di tengah situasi yang sulit. PLN ingin terus hadir dan berbagi kepedulian, terutama ketika masyarakat membutuhkan dukungan untuk bangkit kembali,” ujar Ririn.
Bantuan yang disalurkan mencakup sejumlah kebutuhan mendasar masyarakat. Sembako diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, sementara pakaian dewasa dan anak-anak diharapkan dapat mendukung kebutuhan sandang warga terdampak. Air bersih juga menjadi bagian penting dari bantuan untuk menunjang kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sumatera Barat. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan dalam mendukung masyarakat yang menghadapi kesulitan, termasuk ketika bencana berdampak pada kehidupan dan pemenuhan kebutuhan dasar mereka.
PLN UID Sumatera Barat memandang bahwa kehadiran perusahaan di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan penyediaan layanan kelistrikan, tetapi juga kepedulian terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar. Dukungan yang diberikan diharapkan dapat membantu warga menghadapi masa sulit sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam proses pemulihan pascabencana.
Bantuan ini diharapkan dapat menghadirkan sedikit kelegaan bagi keluarga terdampak bencana di Guo Kuranji dan Lubuk Minturun. Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan pangan, sandang, dan air bersih, kepedulian tersebut menjadi penguat bagi masyarakat agar tetap memiliki semangat untuk bangkit, menata kembali kehidupan, dan menjalani hari-hari mendatang dengan harapan yang lebih baik. (*)












