CSRINDONESIANEWS – Sebanyak 125 warga Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, menerima bantuan pemberdayaan ekonomi senilai Rp111.937.500 dari PT Semen Padang melalui program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) 2026.
Bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut disalurkan untuk mendukung lima jenis usaha produktif masyarakat, mulai dari pengembangan UMKM, budidaya ikan nila dan lele, budidaya ikan hias, hingga usaha penetasan telur ayam kampung.
Penyerahan bantuan dilakukan Forum Nagari Bandar Buat pada Kamis lalu, setelah program BMN 2026 diluncurkan oleh Kepala Forum Nagari Bandar Buat Dahrulsyah bersama perwakilan TJSL PT Semen Padang Nurwan SP dan Lurah Bandar Buat Naswandi.
Kepala Forum Nagari Bandar Buat Dahrulsyah mengatakan dana bantuan yang diterima langsung disalurkan kepada para penerima manfaat agar dapat segera digunakan untuk mengembangkan usaha masing-masing.
“Alhamdulillah, kami telah menerima dana bantuan dari CSR Semen Padang dan hari ini juga kami laksanakan penyerahan secara lengkap kepada para penerima manfaat,” ujar Dahrulsyah.
Dari total anggaran Rp111.937.500, program pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperoleh alokasi terbesar, yakni Rp61.312.500 untuk 35 penerima manfaat.
Selanjutnya, budidaya ikan nila mendapatkan Rp11.250.000 untuk 25 penerima manfaat, sedangkan budidaya ikan lele memperoleh alokasi Rp11.250.000 bagi 20 penerima manfaat.
Program budidaya ikan hias menerima anggaran Rp16.875.000 untuk 20 penerima manfaat, sementara usaha penetasan telur ayam kampung memperoleh Rp11.250.000 yang dialokasikan bagi 25 penerima manfaat.
Kelima program tersebut dirancang untuk memberikan dukungan terhadap beragam kegiatan ekonomi warga, baik melalui penguatan usaha yang telah berjalan maupun pengembangan usaha baru sesuai potensi masing-masing.
Lurah Bandar Buat Naswandi mengapresiasi dukungan PT Semen Padang karena program pemberdayaan tersebut memberikan kesempatan kepada warga untuk memperkuat usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang melalui program CSR yang telah membantu warga kami, karena setiap tahun ada bantuan yang diberikan dan untuk tahun ini ada sekitar 125 orang penerima manfaat,” kata Naswandi.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga sekaligus mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
“Bantuan ini sangat berdampak pada kehidupan masyarakat di Kelurahan Bandar Buat dan diharapkan dapat lebih meningkatkan taraf hidup warga, serta terima kasih kepada Ketua Forum Nagari beserta jajaran yang telah memperjuangkan masyarakat Bandar Buat agar dapat menerima manfaat dari program ini,” ujarnya.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menjelaskan bahwa program BMN merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan partisipatif, terukur, dan berkelanjutan.
Menurutnya, program tersebut bukan untuk menggantikan peran pemerintah, melainkan melengkapi berbagai upaya pembangunan dengan memperkuat kapasitas masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi di lingkungan perusahaan.
“Keberadaan Forum Nagari diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat dan menjembatani kebutuhan warga,” katanya.
Win menegaskan bahwa keberhasilan program tanggung jawab sosial perusahaan tidak hanya dilihat dari besarnya dana yang disalurkan, tetapi juga dari manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat.
“PT Semen Padang memiliki tanggung jawab untuk tumbuh bersama lingkungan sosial tempat perusahaan berada, dan komitmen tersebut diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat serta nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.
Forum Nagari sendiri merupakan wadah yang menghimpun lembaga sosial ekonomi masyarakat, Kerapatan Adat Nagari, serta berbagai pemangku kepentingan yang pembentukannya diprakarsai PT Semen Padang melalui kesepakatan deklarasi di Bukittinggi pada 31 Januari 2015.
Forum tersebut berperan mengoordinasikan dan menyinergikan kegiatan pemberdayaan masyarakat, pemerintah, dan perusahaan dengan mengoptimalkan sumber daya, keahlian, serta adat nagari secara berkelanjutan.
Selain itu, Forum Nagari bertugas mengonsultasikan program pemberdayaan yang mendukung gerakan Basinergi Mambangun Nagari, menyampaikan informasi kepada para pemangku kepentingan, serta menggerakkan modal sosial masyarakat untuk memperkuat kegiatan ekonomi di tingkat kelurahan.
Forum Nagari juga mendorong komunikasi berkesinambungan antarlembaga dan kelompok masyarakat, termasuk pelaksanaan program lintas kelurahan di Kecamatan Lubuk Kilangan.
Melalui BMN 2026, PT Semen Padang bersama Forum Nagari Bandar Buat diharapkan dapat memperluas kesempatan usaha bagi warga sehingga bantuan TJSL tidak berhenti pada penyaluran dana, tetapi berlanjut menjadi kegiatan ekonomi yang produktif dan menopang kesejahteraan keluarga. (*)












