BeritaMasyarakat

Minamas Plantation Raih Silver Award CSR & PDB 2026, Program LESTARI Perkuat Pemberdayaan Desa Berkelanjutan

5
×

Minamas Plantation Raih Silver Award CSR & PDB 2026, Program LESTARI Perkuat Pemberdayaan Desa Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Melalui program LESTARI, PT Bahari Gembira Ria (BGR) mengintegrasikan perlindungan ekosistem gambut, pengembangan potensi komoditas lokal, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan desa yang tangguh dan mandiri.

CSRINDONESIANEWS – PT Bahari Gembira Ria (BGR), anak usaha Minamas Plantation, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Silver Award dalam ajang CSR & PDB Award 2026. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan program LESTARI (Lingkungan, Ekosistem, Sosial Tangguh melalui Aksi Responsif & Inisiatif Desa), sebuah inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan penguatan ekonomi lokal.

Penghargaan tersebut diterima oleh Head of Sustainability Minamas Plantation, Alagendran Maniam, didampingi Manager CSR Minamas Plantation, Agustiono. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria, dalam acara penganugerahan CSR & PDB Award 2026 di Jakarta, Senin (28/9/2026).

Diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bersama Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF), CSR & PDB Award merupakan bentuk apresiasi terhadap kontribusi dunia usaha dalam mendukung pembangunan dan pengembangan desa. Pada 2026, ajang ini melibatkan 61 perusahaan dengan total 74 program dari berbagai wilayah Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Riza Patria mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dalam mendorong pembangunan desa. Ia berharap program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dapat terus berlanjut dan semakin banyak perusahaan mengambil peran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Kami berharap program ini terus berlanjut setiap tahunnya dan semakin banyak perusahaan yang memberikan kontribusi melalui CSR untuk pembangunan desa,” ujar Ahmad Riza Patria.

 

LESTARI: Menyatukan Pelestarian Lingkungan dan Pemberdayaan Ekonomi

Salah satu keunggulan program LESTARI terletak pada pendekatannya yang integratif dalam menghubungkan perlindungan lingkungan dengan pengembangan ekonomi masyarakat. Program ini dirancang untuk membangun ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan melalui rangkaian kegiatan yang saling terhubung.

BACA JUGA :  Cari Rumah Makin Gampang Bareng BTN di Danantara Housing Expo 2026

Inisiatif tersebut mencakup upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), perlindungan ekosistem gambut, serta pemanfaatan lahan secara produktif melalui budidaya nanas. Potensi komoditas lokal ini kemudian dikembangkan lebih lanjut melalui penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mengolah nanas menjadi produk dodol.

Melalui pendekatan tersebut, LESTARI membangun rantai nilai yang menghubungkan pelestarian ekosistem, produktivitas lahan, pengembangan komoditas lokal, hingga penciptaan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Model ini menempatkan isu lingkungan sebagai bagian integral dari pembangunan sosial dan ekonomi desa. Masyarakat tidak hanya didorong untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam mengembangkan potensi ekonomi di wilayahnya.

Dengan demikian, upaya menjaga lingkungan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

 

Komitmen Membangun Nilai Bersama

Regional CEO Minamas Plantation, Mohd Idzaruddin Hasan, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan lingkungan.

Menurutnya, keberlanjutan tidak hanya berkaitan dengan perlindungan lingkungan, tetapi juga bagaimana upaya tersebut dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat.

“Keberlanjutan bagi Minamas Plantation adalah bagaimana perlindungan lingkungan dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat. Melalui LESTARI, kami berupaya menciptakan ruang bagi masyarakat untuk menjaga lingkungannya sekaligus mengembangkan potensi ekonomi secara berkelanjutan,” ujar Mohd Idzaruddin Hasan.

Ia menambahkan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, pemerintah desa, dan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan program.

“Silver Award ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperkuat program yang memberikan nilai nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Memperkuat Kontribusi bagi Pembangunan Desa

Bagi PT Bahari Gembira Ria, penghargaan Silver Award CSR & PDB 2026 menjadi momentum untuk terus mengembangkan program CSR yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, kolaborasi, dan keberlanjutan.

BACA JUGA :  WHW Perkuat Dampak Sosial, dari Infrastruktur hingga Pendidikan

Melalui LESTARI, perusahaan berupaya memperkuat keterkaitan antara pelestarian lingkungan dan pengembangan ekonomi lokal, sekaligus mendorong masyarakat agar semakin berdaya dalam mengelola potensi desanya.

Penghargaan ini juga menjadi pengakuan atas upaya perusahaan dalam membangun pendekatan pemberdayaan yang menempatkan masyarakat dan lingkungan sebagai bagian penting dari pembangunan desa yang berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *