BeritaAksi Korporasi

Program CSR PEP Tanjung Field Raih Penghargaan Kemendes PDT

6
×

Program CSR PEP Tanjung Field Raih Penghargaan Kemendes PDT

Sebarkan artikel ini
Head of Comrel & CID Zona 9, Dharma Saputra saat menerima penghargaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) di ajang CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Award 2026 beberapa waktu lalu.

CSRINDONESIANEWS – Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina EP Tanjung Field di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan meraih penghargaan dari
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) di
ajang CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Award 2026.

Head of Comrel & CID Zona 9, Dharma Saputra mengatakan penghargaan yang diterima PEP Tanjung Field wujud keberhasilan dalam menghadirkan program pemberdayaan yang berorientasi pada penguatan kapasitas dan kemandirian masyarakat khususnya untuk perempuan.

“Program CSR Kuas Jirak yang dikelola PEP Tanjung Field berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan pada kelompok ibu-ibu,” jelas Darma, Sabtu (3/10/2026).

Dengan program pelibatan dan pengembangan masyarakat tambah Darma perusahaan terus mendorong masyarakat sekitar wilayah operasi menjadi pelaku utama kegiatan ekonomi dalam mendukung proses pembangunan.

“Kami percaya pengembangan ekonomi masyarakat desa menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam proses pembangunan Indonesia,” tambah Darma.

Selain PEP Tanjung Field grup Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih penghargaan CSR & PDB Award 2026 yaknk PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), dan afiliasi PHI, yakni PEP Sangatta Field,

Penghargaan dari Kemendes PDT bersama Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) diserahkan pada tanggal 28 September 2026 di Operational Room Gedung Utama Kementerian Desa dan PDT.

Dalam ajang ini, Sutiarso, Direktur BUMDes Trans Makmur Jaya, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
meraih penghargaan Excellent, predikat tertinggi kategori perorangan dalam ajang CSR & PDB 2026 atas keberhasilannya sebagai local hero dalam menggerakkan BUMDes.

Selain itu memperkuat kapasitas masyarakat, serta mendorong kemandirian ekonomi Desa Bukit Raya, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Keberhasilan Sutiarso tidak lepas dari kolaborasi antara PHSS, pemerintah desa, dan BUMDes Trans Makmur Jaya yang membawa perkembangan usaha yang sangat signifikan.

BACA JUGA :  Pertagas Raih Tujuh Penghargaan, Perkuat Komitmen Membangun Desa Berkelanjutan

Total aset BUMDes yang awalnya di bawah Rp100 juta kini tercatat mencapai ratusan juta rupiah serta telah berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes), dengan kontribusi sebesar Rp5 juta hingga Rp19 juta dari tahun 2023 hingga 2025.

Dalam proses tersebut, Sutiarso turut mendorong penataan administrasi dan keuangan, inventarisasi aset, pengembangan unit usaha, serta penguatan kemitraan dengan berbagai pihak. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *