CSRINDONESIANEWS – Pemerintah Kota Balikpapan mengapresiasi kolaborasi PT PLN Nusantara Power UP Kaltimra bersama Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) Kalimantan Timur yang menyalurkan bantuan pendidikan bagi masyarakat melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kejuruan Terbuka.
“Pemerintah Kota Balikpapan memberikan dukungan penuh terhadap sinergi ini karena persoalan dan pengembangan pendidikan tidak bisa hanya ditanggung pemerintah, melainkan butuh keterlibatan dunia usaha serta organisasi kepemudaan secara nyata,” kata Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo di Balikpapan, Jumat.
Dukungan Pemkot Balikpapan tersebut disampaikan saat penyerahan bantuan pendidikan untuk keberlangsungan program Pepelingasih Mengajar di Aula Kecamatan Balikpapan Utara.
Kegiatan penyerahan bantuan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Balikpapan, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Camat Balikpapan Utara, serta manajemen PT PLN Nusantara Power UP Kaltimra.
Melalui program Pepelingasih Mengajar, relawan pemuda bersama PKBM Kejuruan Terbuka menyediakan ruang belajar, pelatihan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking), serta fasilitas pendidikan nonformal bagi warga dan anak-anak yang sempat terhenti sekolahnya.
Pemerintah daerah menilai langkah ini menjadi solusi strategis untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas, sehingga anak-anak muda di Balikpapan memiliki modal keterampilan serta percaya diri untuk bersaing di dunia kerja.
Asisten Manager Business Support PLN Nusantara Power UP Kaltimra Zul Afif Nugroho menjelaskan, bantuan pendidikan bertajuk Derma Nusantara tersebut merupakan bagian dari komitmen program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) perusahaan yang berlaku secara nasional.
“Ini merupakan salah satu CSR kami dan bekerja sama dengan yayasan. Kategori pekerjaan kami di PLN Nusantara Power UP Kaltimra mencakup wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara,” kata Zul Afif.
Zul Afif menambahkan, total alokasi dana CSR yang telah disalurkan perusahaan sejauh ini mencapai hampir Rp400 juta yang tersebar di belasan program keberlanjutan.
“Sudah sekitar 12 program CSR yang kami jalankan dengan total hampir Rp400 juta yang sudah kami salurkan. Kami berharap program CSR yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD Pepelingasih Kaltim Rifki Ade Putra menyampaikan bahwa keterlibatan aktif pemuda dalam program Pepelingasih Mengajar bertujuan untuk membina potensi, kepercayaan diri, dan wawasan anak-anak yang putus sekolah.
Melalui pendampingan belajar dan pelatihan public speaking, Pepelingasih Kaltim berupaya hadir memberikan solusi sosial langsung agar generasi muda di Balikpapan memiliki keberanian untuk kembali mengejar cita-citanya.
Sinergi lintas sektor antara Pemkot Balikpapan, PLN Nusantara Power, Pepelingasih, dan PKBM Kejuruan Terbuka ini menjadi model pembangunan sumber daya manusia (SDM) berbasis gotong royong di tingkat daerah.
Dengan hadirnya dukungan berbagai pihak, program Pepelingasih Mengajar diharapkan dapat terus berkembang pesat dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di seluruh wilayah Kota Balikpapan. (*)












