BeritaAksi Korporasi

Pemkab Kudus Memanfaatkan Bantuan CSR Bank Jateng untuk Peningkatan UMKM

2
×

Pemkab Kudus Memanfaatkan Bantuan CSR Bank Jateng untuk Peningkatan UMKM

Sebarkan artikel ini
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menerima bantuan dana CSR dari Bank Jateng Kudus secara simbolis di Pendopo Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (15/9/2026).

CSRINDONESIANEWS – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memanfaatkan bantuan corporate social responsibility (CSR) dari Bank Jateng Kudus senilai Rp149 juta untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif di Kudus.

“Bantuan tersebut kami serahkan kepada Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kudus untuk digunakan dalam sejumlah program pengembangan UMKM, mulai dari pelatihan hingga kegiatan promosi dan pemasaran produk,” kata Bupati Kudus Sam’ani Intakoris usai menerima dana program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Bank Jateng Kudus di Pendopo Kabupaten Kudus, Selasa.

Ia mengatakan bantuan CSR tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong UMKM dan pelaku ekonomi kreatif agar semakin berkembang serta memiliki daya saing.

Ketua Dekranasda Kudus Endhah Sam’ani Intakoris mengatakan program peningkatan UMKM merupakan salah satu bentuk dukungan Bank Jateng terhadap upaya pengentasan kemiskinan sekaligus penguatan sektor UMKM yang berada di bawah binaan Dekranasda.

Menurut dia salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan adalah pelatihan bagi pelaku UMKM. Pelatihan tersebut berlangsung selama tiga hari, dengan dua hari lanjutan setelah kegiatan pembukaan yang telah dilaksanakan sebelumnya.

“Memang dari Bank Jateng. Misi kami untuk pengentasan kemiskinan dan kami masukkan ke UMKM yang di bawah naungan Dekranasda,” ujarnya.

Selain pelatihan, Dekranasda Kudus juga akan menggelar Expo UMKM pada tanggal 18-20 September 2026. Pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan akan mendapatkan kesempatan untuk memasarkan produknya melalui stan yang disediakan dalam kegiatan tersebut.

Endhah menjelaskan Expo itu juga akan melibatkan UMKM binaan Dekranasda dari berbagai sektor, seperti kuliner, kriya, dan fashion.

Namun, karena dukungan anggaran yang tersedia terbatas, program yang bersumber dari CSR Bank Jateng tersebut untuk tahap ini hanya dapat diikuti oleh 45 pelaku UMKM. Jumlah tersebut dipilih dari sekitar 300 UMKM yang berada di bawah binaan Dekranasda Kudus.

BACA JUGA :  Korpri Demak Salurkan Bantuan Air Bersih 40.000 L Melalui CSR

Ia juga membuka kesempatan bagi pelaku UMKM yang belum tergabung dalam binaan Dekranasda untuk mendapatkan pendampingan. Pelaku usaha dapat datang langsung ke Dekranasda Kudus atau mendaftarkan produknya melalui tautan yang telah disediakan.

Menurut Endhah pendampingan yang diberikan tidak hanya terkait pengembangan produk dan pemasaran, tetapi juga mencakup pengurusan perizinan serta sertifikasi halal.

Sementara itu, Pemasaran Bank Jateng Kudus Setyo Budi Cahyanto mengatakan program CSR tersebut merupakan bagian dari total bantuan sekitar Rp1 miliar yang dialokasikan untuk sejumlah sektor di Kabupaten Kudus.

“Nanti untuk masing-masing porsi sesuai dengan fungsinya. Ada dari Dinsos, DKK, PKPLH, juga salah satunya di dinas kabupaten,” ujarnya.

Ia menegaskan dukungan CSR yang diarahkan kepada Dekranasda salah satunya bertujuan membantu meningkatkan perekonomian kreatif, khususnya UMKM di Kabupaten Kudus. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *