CSRINDONESIANEWS – Ikatan Alumni Trisakti (IKA Trisakti) menggalang dana untuk mendukung pemulihan ekonomi di daerah terdampak bencana melalui kegiatan Trisakti Run for Charity.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan kemanusiaan nasional bertajuk Trisakti Peduli yang diinisiasi IKA Trisakti guna mendukung pemulihan pascabencana di berbagai wilayah Indonesia.
“Jadi fokus kami, Ikatan Alumni Trisakti, kami akan ikut andil dalam melakukan dan terlibat di dalam upaya recovery ekonomi di beberapa daerah-daerah bencana, yang terakhir ini adalah karhutla Kalimantan dan Sumatra,” kata Menteri UMKM yang juga Ketua Umum IKA Trisakti Maman Abdurrahman dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu.
Maman mengatakan kegiatan Trisakti Run for Charity nantinya akan melibatkan alumni Trisakti, komunitas pelari, dunia usaha, dan masyarakat umum untuk bersama-sama mendukung pemulihan daerah terdampak bencana.
Jejaring alumni Trisakti yang tersebar di berbagai daerah bisa menjadi kekuatan untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
Kontribusi yang diberikan tak hanya berupa dana, tetapi juga pengetahuan, keahlian, jejaring, tenaga, dan bentuk dukungan lainnya.
“Jadi kita akan mengumpulkan seluruh penggiat-penggiat olahraga lari maraton, kita akan kumpulkan, kita akan ajak bersama-sama berserta juga para alumni-alumni dari sekolah tinggi, dari fakultas-fakultas untuk ikut terlibat dalam program Trisakti Run for Charity ini,” jelas Maman.
Ketua Panitia Trisakti Run for Charity sekaligus Person in Charge (PIC) IKA Trisakti Peduli Mohammad Mirdal Akib mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menggalang kepedulian masyarakat dalam mendukung pemulihan pascabencana.
Seluruh dana yang terhimpun akan didonasikan secara transparan untuk kebutuhan pemulihan ekonomi daerah terdampak bencana.
“Kami merangkul semua wilayah terdampak, dengan beberapa fokus awal di daerah-daerah yang krisisnya membutuhkan penanganan ekstra,” terang Mirdal.
Ia mengatakan penyaluran bantuan akan dilakukan secara proporsional berdasarkan hasil evaluasi kebutuhan di masing-masing daerah terdampak bencana.
Bantuan dapat diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari barang seperti material bangunan dan perlengkapan sekolah, jasa berupa pendampingan psikologis, konsultasi teknis infrastruktur, dan layanan medis, hingga bantuan tunai seperti dukungan modal bagi UMKM, beasiswa, dan program padat karya.
Sejumlah wilayah menjadi fokus awal gerakan Trisakti Peduli, antara lain Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk pemulihan infrastruktur dasar, air bersih, dan kondisi sosial pascagempa.
Selanjutnya, Aceh dan Sumatera Utara menjadi sasaran bantuan untuk pemulihan dampak banjir bandang dan tanah longsor, sedangkan Kalimantan menjadi salah satu fokus penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan.
Selain itu, bantuan juga diarahkan ke wilayah Jawa Barat untuk pemulihan permukiman terdampak gempa bumi, serta Jawa Timur untuk mendukung pemulihan ekonomi dan sarana publik masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru.
IKA Trisakti menyatakan gerakan Trisakti Peduli terbuka bagi masyarakat, instansi pemerintah, dan sektor swasta untuk berkolaborasi dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia. (*)












