BeritaMasyarakat

FOKBI dan Kemenpar Galang Donasi Bencana NTT Lewat Senam Bersama

3
×

FOKBI dan Kemenpar Galang Donasi Bencana NTT Lewat Senam Bersama

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) Sapta Nirwandar saat memberi sambutan dalam acara aksi sosial bertajuk "Gerak Peduli NTT – Ikan Nae di Pante" di Kementerian Pariwisata, Minggu (27/9/2026).

CSRINDONESIANEWS – Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) bersama Kementerian Pariwisata menyelenggarakan aksi sosial bertajuk “Gerak Peduli NTT – Ikan Nae di Pante” guna menggalang dana bagi masyarakat terdampak musibah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Aksi yang digelar secara hibrida di Jakarta, Minggu, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Pariwisata Sedunia (World Tourism Day) dengan memadukan senam kreasi Nusantara, alunan musik sasando, dan penggalangan donasi.

Ketua Umum FOKBI Sapta Nirwandar mengatakan bahwa gerakan ini merupakan wadah berbagi kasih dan kepedulian di tengah kemeriahan olahraga bersama.

“Di tengah-tengah kegembiraan, kita tetap peduli, tetap kita bagi kasih kepada saudara-saudara kita di NTT yang terkena musibah,” kata Sapta saat memberi sambutan.

Dalam acara tersebut, Yayasan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) menyerahkan donasi awal secara simbolis senilai Rp25 juta kepada panitia.

Sapta menjelaskan, proses penghimpunan dana melalui pembayaran digital QRIS maupun tunai akan dibuka selama sepekan ke depan secara sukarela bagi anggota FOKBI di daerah maupun masyarakat luas.

“Mulai dengan Rp25 juta, mungkin berakhir tidak tahu berapa nanti terserah. Nanti dengan QRIS dari seluruh anggota FOKBI, kecil boleh Rp50 ribu, Rp100 ribu, dan juga tidak menolak kalau Rp50 juta. Yang penting kan bukan jumlah, tentu ekspresi kepeduliannya,” ujar Sapta.

Seluruh donasi yang terkumpul rencananya diserahkan paling cepat satu hingga dua pekan ke depan. FOKBI akan berkoordinasi langsung dengan bupati setempat guna menyalurkan bantuan ke daerah-daerah yang minim sentuhan bantuan.

“Kita akan serahkan ke salah satu daerah di NTT. Ada Manggarai, ada Bajawa, ada macam-macam. Tapi nanti kita pilih yang belum terlalu banyak dibantu,” kata Sapta menambahkan.

BACA JUGA :  Swiss-Belhotel Area Yogyakarta-Solo Salurkan Bantuan Sosial di Gilingan Surakarta

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Krisis Fajar Hutomo yang hadir mewakili Menteri Pariwisata menekankan pentingnya peran sektor pariwisata dalam merespons krisis kemanusiaan.

“Ketika saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur sedang mengalami musibah, pariwisata hadir bukan hanya dengan promosi, tetapi dengan empati dan aksi nyata,” tutur Fajar.

Fajar menambahkan, pemerintah terus mendorong pariwisata olahraga (sport tourism) berbasis budaya lokal sebagai atraksi yang menyehatkan sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat di destinasi wisata.

Aksi sosial ini diikuti 250 peserta secara langsung dari wilayah Jakarta, Bogor, dan Tangerang, serta terhubung secara daring dengan perwakilan 11 provinsi, di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Jambi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *