BeritaAksi Korporasi

AirNav Indonesia Revitalisasi Pasar Ngasem

5
×

AirNav Indonesia Revitalisasi Pasar Ngasem

Sebarkan artikel ini
AirNav Indonesia resmi memulai proyek revitalisasi Pasar Ngasem, Yogyakarta. (Dok. AirNav Indonesia)

CSRINDONESIANEWS – Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia) resmi memulai proyek revitalisasi Pasar Ngasem, Yogyakarta. Langkah ini menjadi bagian dari program unggulan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 AirNav Indonesia.

Mengusung tema “Ngasem Berwarna, Ngasem Bersih – Langit Jogja Terjaga”, program ini berfokus pada perbaikan fasilitas publik, penguatan kebersihan lingkungan, serta penataan estetika area pasar yang menjadi salah satu jantung kebudayaan dan ekonomi Kota Gudeg.

Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno, menegaskan bahwa pemilihan Pasar Ngasem didasari oleh peran vital pasar ini bagi kehidupan masyarakat Yogyakarta.

“Kami ingin kehadiran AirNav memberikan manfaat nyata yang langsung dirasakan oleh para pedagang serta pengunjung pasar,” ujar Avirianto saat acara Kick Off Ceremony di Yogyakarta, Sabtu (26/9/2026).

Proyek revitalisasi ini mencakup berbagai pembenahan mendasar. Di antaranya adalah penataan ruang pemilahan sampah, pembersihan dan perbaikan saluran air yang tersumbat, instalasi kamera pengawas (CCTV), hingga edukasi manajemen pengelolaan sampah.

Tak hanya itu, untuk mempercantik kawasan pasar, AirNav memprakarsai pembuatan seni mural pada dinding-dinding pasar yang sebelumnya kosong dan tampak kumuh. Simbolis dimulainya penataan ditandai dengan pengecatan mural pertama oleh manajemen AirNav bersama pihak terkait.

Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi AirNav Indonesia. Menurutnya, perubahan kondisi lingkungan pasar sudah mulai terasa signifikan.

“Sampah yang sebelumnya berserakan kini mulai tertata. Gubuk pemilahan sampah yang tadinya kumuh sudah dicat rapi, dan selokan mampet juga telah dibenahi,” ungkap Hasto.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan contoh gotong royong yang berdampak langsung pada kebersihan, kenyamanan pengunjung, serta dorongan bagi perekonomian lokal masyarakat Yogyakarta. (*)

BACA JUGA :  Dompet Dhuafa Resmikan Posyandu, Dorong Pemulihan Kesehatan Pasca Bencana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *