BeritaKesehatan

DPR Dorong CSR BYD Perkuat UMKM dan Ekonomi Masyarakat di Sekitar Kawasan Industri

44
×

DPR Dorong CSR BYD Perkuat UMKM dan Ekonomi Masyarakat di Sekitar Kawasan Industri

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto mendorong agar program Corporate Social Responsibility (CSR) PT BYD Auto Indonesia diarahkan pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

CSRINDONESIANEWS – Kehadiran kawasan industri idealnya tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan investasi, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitarnya. Semangat inilah yang didorong Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, terkait pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT BYD Auto Indonesia di Subang, Jawa Barat.

Menurut Sugeng, program CSR perusahaan perlu diarahkan secara lebih strategis, tidak sekadar pada kegiatan sosial, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal. Dengan demikian, keberadaan industri dapat menciptakan efek berganda atau trickle-down effect yang dirasakan hingga ke masyarakat di desa-desa sekitar kawasan industri.

Salah satu bentuk pemberdayaan yang dapat dikembangkan, menurut Sugeng, adalah melalui penguatan usaha katering masyarakat. Warga di sekitar kawasan industri dapat diberikan pelatihan dan pendampingan agar mampu membangun usaha yang memenuhi standar, sekaligus berpeluang menjadi mitra penyedia kebutuhan makanan bagi para pekerja.

“Saya memberikan contoh agar masyarakat sekitar dididik untuk bisa mendirikan katering yang memenuhi syarat untuk menyuplai makanan di sini. Itu salah satu bentuk pemberdayaan,” ujar Sugeng usai memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI ke PT BYD Auto Indonesia di Subang, Jawa Barat, Jumat, 4 September 2026.

Bagi Sugeng, pola kemitraan seperti ini dapat menjadi jembatan antara pertumbuhan industri dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Industri tidak hanya membuka lapangan kerja secara langsung, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru melalui rantai pasok dan kolaborasi dengan pelaku usaha di sekitarnya.

Selain pengembangan usaha katering, ia menilai program CSR juga dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pendidikan, pelestarian lingkungan, hingga penguatan kapasitas ekonomi masyarakat melalui kemitraan dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

BACA JUGA :  PTPN IV PalmCo Donorkan 1.082 Kantong Darah, Perkuat Kepedulian dan Manfaat Bagi Masyarakat

“Yang lain tentu menyangkut pembangunan jalan, lingkungan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi yang lebih luas, misalnya melalui mitra-mitra UMKM di lingkungan sini,” katanya.

Pengembangan program CSR yang terintegrasi dinilai penting seiring dengan pertumbuhan industri PT BYD Auto Indonesia di Subang. Kehadiran investasi besar di suatu daerah diharapkan mampu memberikan dampak yang meluas, tidak hanya bagi sektor industri nasional, tetapi juga bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.

Komisi XII DPR RI pun mendorong agar kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, di mana masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton atas perkembangan industri, tetapi juga menjadi bagian dari pertumbuhan yang tercipta.

Dengan pemberdayaan yang tepat, keberadaan industri dapat membuka jalan bagi lahirnya berbagai peluang usaha baru, memperkuat UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan sekitar. Pada akhirnya, pertumbuhan industri dan kemajuan masyarakat diharapkan dapat berjalan beriringan sebagai fondasi bagi penguatan ekonomi daerah dan industri nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *