Tokoh InspirasiBerita

Felix Suroso, Profesional Teknologi yang Menggerakkan Kepedulian Sosial dan Lingkungan

12
×

Felix Suroso, Profesional Teknologi yang Menggerakkan Kepedulian Sosial dan Lingkungan

Sebarkan artikel ini

CSRINDONESIANEWS –  Di tengah perkembangan industri teknologi yang semakin cepat, kontribusi seorang profesional tidak hanya dapat dilihat dari pencapaian di dunia kerja, tetapi juga dari kepeduliannya terhadap masyarakat dan lingkungan. Felix Suroso, Senior Product Manager sekaligus CSR Champion di PT Indointernet Tbk, menjadi salah satu sosok yang aktif membawa nilai kepedulian sosial ke dalam lingkungan profesionalnya. Melalui berbagai keterlibatannya dalam kegiatan sosial dan lingkungan, Felix berupaya menjadikan kontribusi kepada masyarakat sebagai bagian dari perjalanan kariernya. Baginya, pekerjaan bukan hanya tentang mencapai target, tetapi juga bagaimana kemampuan dan pengalaman yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Prinsip tersebut menjadi salah satu nilai yang terus ia bawa dalam menjalankan peran profesional maupun kegiatan sosialnya.

Dalam perannya sebagai Senior Product Manager, Felix memiliki pengalaman dalam mengembangkan produk dan memahami kebutuhan pengguna di tengah perkembangan teknologi digital. Namun, di luar tanggung jawab profesional tersebut, ia juga memberikan perhatian terhadap isu sosial dan lingkungan melalui keterlibatannya dalam berbagai kegiatan CSR. Pengalaman tersebut membuat Felix melihat bahwa dunia bisnis dan kegiatan sosial sebenarnya dapat berjalan beriringan. Menurutnya, perusahaan memiliki sumber daya, pengetahuan, dan jaringan yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat. Karena itu, keterlibatan dalam kegiatan CSR bukan hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi juga membutuhkan partisipasi individu di dalam organisasi. Felix berusaha mengambil peran tersebut dengan mendorong semangat kepedulian dan keterlibatan karyawan dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata.

Keterlibatan Felix dalam kegiatan sosial dan lingkungan juga memperlihatkan bagaimana seorang profesional dapat menjadi penghubung antara dunia kerja dan kebutuhan masyarakat. Berbagai kegiatan yang diikutinya memberikan pengalaman langsung mengenai tantangan yang dihadapi masyarakat sekaligus pentingnya kolaborasi untuk menciptakan solusi. Ia percaya bahwa kegiatan sosial tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar, tetapi dapat dilakukan melalui kontribusi sederhana yang dilakukan secara konsisten. Bagi Felix, turun langsung dan berinteraksi dengan masyarakat memberikan perspektif berbeda dibandingkan hanya melihat persoalan dari lingkungan kerja. Pengalaman tersebut juga memperkuat keyakinannya bahwa kepedulian sosial perlu dibangun sebagai budaya, bukan hanya sebagai kegiatan sesaat.

BACA JUGA :  Frisian Flag Indonesia bersama TP PKK dan HIMPAUDI Gelar ‘Gerak Cermat Frisian Flag’, Ajak Lebih dari 10.000 Anak PAUD Merayakan Kemerdekaan dengan Bermain dan Bergerak

“Menurut saya, bekerja juga harus dari hati. Kalau kita bekerja hanya untuk mengejar target dan hasil pribadi, mungkin kita bisa mencapai sesuatu, tetapi ketika kita bekerja dengan hati dan punya keinginan untuk menolong orang lain, pekerjaan kita bisa memiliki arti yang lebih besar. Saya percaya setiap orang memiliki kemampuan untuk memberikan manfaat, sekecil apa pun kontribusinya. Karena itu, saya selalu berusaha agar apa yang saya kerjakan, baik sebagai profesional maupun ketika terlibat dalam kegiatan sosial, bisa memberikan sesuatu yang positif bagi orang lain,” ujar Felix Suroso. Baginya, kepedulian bukan sesuatu yang dapat dipisahkan dari profesionalisme, tetapi justru dapat menjadi nilai yang memperkuat cara seseorang bekerja dan berinteraksi dengan lingkungan. Prinsip tersebut menjadi motivasi bagi Felix untuk terus terlibat dalam berbagai kegiatan yang memiliki nilai sosial dan lingkungan.

Sebagai CSR Champion di PT Indointernet Tbk, Felix juga melihat pentingnya membangun keterlibatan karyawan agar kegiatan sosial perusahaan memiliki dampak yang lebih luas. Menurutnya, CSR akan menjadi lebih bermakna ketika karyawan tidak hanya mengetahui program yang dijalankan perusahaan, tetapi ikut terlibat dan memahami alasan di balik kegiatan tersebut. Employee engagement menjadi salah satu cara untuk membangun rasa memiliki terhadap program sosial dan lingkungan yang dilakukan perusahaan. Melalui keterlibatan tersebut, nilai kepedulian dapat tumbuh dari individu kemudian berkembang menjadi budaya organisasi. Felix berharap semakin banyak profesional yang melihat kegiatan sosial sebagai kesempatan untuk belajar, berbagi, dan memberikan kontribusi di luar ruang kerja.

Ke depan, Felix ingin terus mengembangkan perannya sebagai profesional teknologi sekaligus individu yang memiliki kepedulian terhadap isu sosial dan lingkungan. Ia percaya bahwa perkembangan teknologi seharusnya dapat berjalan bersama dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan. Pengalaman dalam berbagai kegiatan sosial menjadi bekal baginya untuk terus menghubungkan kemampuan profesional dengan kebutuhan masyarakat. “Saya ingin terus belajar dan terlibat dalam kegiatan yang memberikan manfaat. Bagi saya, keberhasilan bukan hanya tentang seberapa jauh kita bisa mencapai sesuatu untuk diri sendiri, tetapi juga seberapa banyak kita bisa membantu dan memberikan dampak kepada orang lain. Kalau setiap orang mau bekerja dengan hati dan menyisihkan sedikit ruang untuk menolong sesama, saya percaya perubahan yang lebih besar bisa terjadi,” tutup Felix Suroso. Prinsip tersebut menjadi gambaran perjalanan Felix sebagai seorang profesional yang berusaha menempatkan kepedulian sosial dan lingkungan sebagai bagian dari kehidupan, bukan sekadar aktivitas tambahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *