LingkunganBerita

KONI Berau Pacu Persiapan Porprov, Kolaborasi Pendanaan Jadi Kunci

3
×

KONI Berau Pacu Persiapan Porprov, Kolaborasi Pendanaan Jadi Kunci

Sebarkan artikel ini
Ketua KONI Berau menyampaikan apresiasi kepada jajaran DPRD Berau yang sebelumnya telah mengalokasikan tambahan dana sebesar Rp3 miliar pada anggaran perubahan, melengkapi alokasi murni sebelumnya.

CSRINDONESIANEWS – Keterbatasan anggaran tak menyurutkan semangat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Berau bersama para atlet untuk mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Di tengah berbagai tantangan pendanaan, upaya mematangkan kesiapan kontingen terus dilakukan demi meraih hasil terbaik pada ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.

Ketua KONI Berau, Taupan Madjid, mengapresiasi dukungan DPRD Berau yang telah mengalokasikan tambahan anggaran sebesar Rp3 miliar melalui anggaran perubahan. Tambahan tersebut melengkapi alokasi anggaran murni sekaligus memberikan dorongan baru bagi para pengurus cabang olahraga (cabor) dan atlet yang sebelumnya sempat diliputi kekhawatiran terkait pembiayaan persiapan.

Dukungan anggaran itu menjadi modal penting untuk menjaga optimisme kontingen. Terlebih, Berau dipastikan mengikutsertakan 47 cabang olahraga dengan total sekitar 732 atlet dan official. Besarnya jumlah peserta tersebut membutuhkan persiapan yang matang, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar atlet selama menjalani program latihan.

Namun, tantangan belum sepenuhnya teratasi. Ketersediaan fasilitas penunjang, khususnya vitamin dan nutrisi untuk menjaga kondisi fisik atlet, masih menjadi pekerjaan rumah. Di tengah keterbatasan dana operasional, sebagian besar atlet bahkan harus menjalani training center (TC) secara mandiri.

“Atlet itu kan harus disupport dengan vitamin. Kalau tanpa vitamin, ya kepercayaan diri mereka kurang,” ujar Taupan Madjid beberapa waktu lalu.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa persiapan menghadapi kompetisi tidak cukup hanya dengan latihan rutin. Dukungan nutrisi dan kebutuhan penunjang lainnya turut berperan dalam menjaga kebugaran, meningkatkan kesiapan fisik, serta membangun kepercayaan diri atlet saat bertanding.

Untuk mengatasi kekurangan pendanaan, KONI Berau membuka peluang kolaborasi dengan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang beroperasi di Berau.

BACA JUGA :  Bank Kalteng Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Bantuan Kolam Ikan Terpal

Menurut Taupan, keterlibatan dunia usaha dapat menjadi salah satu solusi untuk memperkuat dukungan operasional sekaligus memastikan kebutuhan atlet terpenuhi secara lebih optimal. Karena itu, KONI berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah lanjutan dengan memfasilitasi pertemuan antara perusahaan, instansi terkait, dan pemangku kepentingan olahraga.

“Kami juga menantikan langkah lanjutan dari kepala daerah dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk memfasilitasi pertemuan kembali dengan pihak perusahaan dan instansi terkait,” tambahnya.

Kolaborasi lintas sektor menjadi penting agar persiapan kontingen Berau tidak hanya bertumpu pada kemampuan anggaran pemerintah. Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan insan olahraga diharapkan mampu menghadirkan dukungan yang lebih menyeluruh bagi para atlet.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan dukungan pendanaan yang semakin kuat, kontingen Berau diharapkan mampu tampil kompetitif, menjaga kebugaran sepanjang kejuaraan, serta membawa pulang prestasi membanggakan pada Porprov. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *