BeritaMasyarakat

PLN Indonesia Power UBP Keramasan Salurkan Delapan Program TJSL untuk Pemberdayaan Masyarakat

1
×

PLN Indonesia Power UBP Keramasan Salurkan Delapan Program TJSL untuk Pemberdayaan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Manager PLN IP UBP Keramasan, Firman Ramdan, Assistant Manager Keuangan dan Umum, Rizka Adriyanti, Manager UP Indralaya, Romi Kurniawan, kepada para penerima manfaat program TJSL UBP Keramasan.

CSRINDONESIANEWS – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Keramasan melalui Unit Pembangkitan (UP) Indralaya menyalurkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada masyarakat dan sejumlah kelompok penerima manfaat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Bantuan tersebut mencakup delapan program yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengelolaan lingkungan, kesehatan, pendidikan, serta penguatan layanan sosial.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Kantor UP Indralaya dan diserahkan langsung oleh Manager PLN Indonesia Power UBP Keramasan, Firman Ramdan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Assistant Manager Keuangan dan Umum, Rizka Adriyanti, Manager UP Indralaya, Romi Kurniawan, serta para penerima manfaat program TJSL (15/10).

Delapan program yang mendapatkan dukungan meliputi Program Budidaya Jamur Tiram Sejati, Budidaya Jamur Tiram Rifda, Budidaya Lebah Madu Kelulut, Pengolahan Sampah Timbangan Bank Sampah Berkah, Budidaya Hidroponik Al Husna Hydrofarm, Penanganan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) melalui Puskesmas Simpang Timbangan, Dukungan Sekolah Berbudaya Lingkungan SD Negeri 03 Indralaya Utara, serta Dukungan Program Tamasya Daycare.

Pada sektor pemberdayaan ekonomi, bantuan diberikan kepada kelompok Budidaya Jamur Tiram Sejati berupa mesin steam, ruang pembibitan, penambahan media tanam, serta pelatihan pencegahan kontaminasi dan sterilisasi. Sementara itu, kelompok Budidaya Jamur Tiram Rifda menerima dukungan berupa mesin pengaduk bahan, ruang mesin steam, dan rak media tanam untuk menunjang kegiatan produksi.

Dukungan juga diberikan kepada kelompok Budidaya Lebah Madu Kelulut melalui penambahan sarang lebah, pengembangan vegetasi pakan dan pendukung budidaya melalui penanaman vanili serta alpukat, pengadaan peralatan perawatan, dan pelatihan pemasaran produk madu. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelompok dalam mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk yang dihasilkan.

BACA JUGA :  Spesial HUT ke-48 Kota Palu, PT Citra Palu Minerals Serahkan 48 Unit Kendaraan Pengangkut Sampah

Pada bidang pengelolaan lingkungan, PLN Indonesia Power UBP Keramasan melalui UP Indralaya mendukung Program Pengolahan Sampah Timbangan Bank Sampah Berkah dengan menyediakan alat pirolisis dan ruang produksi. Dukungan tersebut ditujukan untuk menunjang pengolahan sampah melalui proses yang sesuai dengan peruntukan teknologi serta memperkuat pengembangan kegiatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Di sektor pertanian perkotaan, Program Budidaya Hidroponik Al Husna Hydrofarm memperoleh bantuan berupa penambahan meja produksi, pompa pengairan, bibit, dan generator set (genset). Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung keberlangsungan kegiatan budidaya hidroponik dan meningkatkan kapasitas produksi kelompok penerima manfaat.

Sementara itu, dalam bidang kesehatan, bantuan program penanganan ISPA melalui Puskesmas Simpang Timbangan mencakup peralatan penunjang respirasi, antara lain pulse oximeter, nebulizer kompresor, dan tangki oksigen berkapasitas 1,5meter kubik. Program ini juga meliputi kegiatan skrining ISPA dan penyuluhan kesehatan sebagai bagian dari upaya mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Pada bidang pendidikan dan kepedulian lingkungan, SD Negeri 03 Indralaya Utara menerima dukungan melalui Program Sekolah Berbudaya Lingkungan. Bantuan tersebut berupa pengecatan, pengadaan fasilitas tempat sampah terpilah, plang nama sekolah, dan satu set kursi. Dukungan ini diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih tertata sekaligus mendorong pembiasaan perilaku peduli lingkungan sejak dini.

Adapun pada bidang pengasuhan dan pengembangan anak, Program Tamasya Daycare mendapatkan bantuan berupa alat pendukung edukasi, kelas parenting, serta pelatihan internal (in-house training) bagi para pengasuh. Program ini diharapkan dapat menunjang kegiatan pembelajaran dan pengasuhan serta meningkatkan kapasitas pengasuh dalam memberikan layanan kepada anak.

Dalam sambutannya, Manager PLN Indonesia Power UBP Keramasan, Firman Ramdan, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan TJSL merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap kondisi sosial, lingkungan, dan perekonomian masyarakat di sekitar wilayah operasional.

BACA JUGA :  Menata CSR Banten agar Lebih Tepat Sasaran

“Melalui program TJSL ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima manfaat, baik untuk mengembangkan usaha, mendukung pelayanan kesehatan, meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan, maupun memperkuat kegiatan sosial masyarakat. Kami juga berharap PLN Indonesia Power UBP Keramasan dapat terus bersinergi dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujar Firman.

Melalui pelaksanaan delapan program TJSL tersebut, PLN Indonesia Power UBP Keramasan melalui UP Indralaya berupaya memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui dukungan yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat. Program-program ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan serta mendorong tumbuhnya kemandirian masyarakat dalam aspek ekonomi, sosial, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan di sekitar wilayah operasional UP Indralaya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *