CSRINDONESIANEWS – BPBD Kabupaten Grobogan bersama PT Podo Rukun dan CSR Pramuka Kwarcab Grobogan Kwarda Jawa Tengah melaksanakan pendistribusian bantuan air bersih sebanyak 48.000 liter pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
Pendistribusian bantuan dilakukan menggunakan 2 unit truk tangki BPBD Kabupaten Grobogan dan 1 unit truk tangki PT Podo Rukun. Bantuan disalurkan ke sejumlah desa di wilayah Kabupaten Grobogan dengan dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Podo Rukun dan Pramuka Kwarcab Grobogan Kwarda Jawa Tengah.
Adapun rincian pendistribusian bantuan air bersih sebagai berikut:
1. Bantuan CSR Pramuka Kwarcab Grobogan Kwarda Jawa Tengah
- Sebanyak 5.000 liter untuk Dusun Ketileng RT 01 RW 02, Desa Putatsari, Kecamatan Grobogan.
- Sebanyak 5.000 liter untuk Dusun Ngrumpeng RT 07 RW 03, Desa Putatsari, Kecamatan Grobogan.
- Sebanyak 5.000 liter untuk Dusun Blumbang RT 03 RW 08, Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh.
- Sebanyak 5.000 liter untuk Dusun Sono Rejo RT 04 RW 10, Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh.
- Sebanyak 5.000 liter untuk Dusun Gedad RT 02 RW 07, Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung.
- Sebanyak 5.000 liter untuk Dusun Larangan RT 02 RW 03, Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung.
Total bantuan CSR Pramuka: 30.000 liter.
2. Bantuan CSR PT Podo Rukun
- Sebanyak 6.000 liter untuk Dusun Duro RT 04 RW 04, Desa Jambangan, Kecamatan Geyer.
- Sebanyak 6.000 liter untuk Dusun Dongsambi RT 04 RW 04, Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan.
- Sebanyak 6.000 liter untuk Dusun Tegal Warung RT 03 RW 02, Desa Kalisari, Kecamatan Kradenan.
Total bantuan CSR PT Podo Rukun: 18.000 liter.
Dengan demikian, total bantuan air bersih yang disalurkan pada kegiatan tersebut mencapai 48.000 liter, yang didistribusikan ke 9 titik lokasi di 6 desa pada 4 kecamatan, yaitu Grobogan, Toroh, Karangrayung, Geyer, dan Kradenan.
Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Grobogan berharap bantuan air bersih dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau. Kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat menjadi salah satu bentuk kepedulian bersama dalam menghadapi dampak kekeringan.
BPBD Kabupaten Grobogan juga terus berupaya melakukan penanganan dampak kekeringan melalui pendistribusian air bersih serta mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak. (*)












