BeritaMasyarakat

Hunian Layak, Harapan Baru untuk Keluarga Supriadi

3
×

Hunian Layak, Harapan Baru untuk Keluarga Supriadi

Sebarkan artikel ini
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman bersama General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC. Bandara Depati Amir Muhammad Haekal saat menyerahkan pembangunan rumah layak huni milik Supriadi (60) di Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalanbaru, Kamis (10/9).

CSRINDONESIANEWS – Senyum haru tak lepas dari wajah Supriadi (60) dan istrinya ketika mereka berdiri di depan rumah baru yang kini menjadi tempat bernaung bagi keluarga kecil mereka. Setelah puluhan tahun tinggal di rumah berdinding papan kayu, keduanya akhirnya memiliki hunian yang lebih kokoh, aman, dan nyaman di Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah.

Momen penuh haru itu menjadi penanda perubahan besar dalam kehidupan keluarga Supriadi. Air mata kebahagiaan pun mengiringi peresmian rumah yang dibangun melalui program tanggung jawab sosial perusahaan CSR InJourney Airports Peduli PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) KC Bandara Depati Amir.

Setelah proses pembangunan rampung, rumah layak huni tersebut secara resmi diserahkan kepada Supriadi. Penyerahan ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman bersama General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Depati Amir, Muhammad Haekal.

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kontribusi nyata yang diberikan PT Angkasa Pura Indonesia kepada masyarakat. Menurutnya, pembangunan berkelanjutan tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah daerah, tetapi membutuhkan kolaborasi dan sinergi dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Kehadiran perusahaan, termasuk BUMN, harus memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat di sekitarnya. Kami tentu menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian yang telah diberikan kepada masyarakat Bangka Tengah,” ujar Algafry.

Ia menilai program pembangunan rumah layak huni tersebut menjadi bentuk nyata kolaborasi dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat, khususnya dalam menyediakan tempat tinggal yang aman dan layak.

Bantuan tersebut, lanjut Algafry, tidak hanya menghadirkan perubahan secara fisik, tetapi juga membawa harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.

BACA JUGA :  Wagub Lampung Ajak Dompet Dhuafa Lampung Perkuat Penanganan Kemiskinan dan Persoalan Sosial Ekonomi Masyarakat

“Saya berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar. Namun, melihat kebahagiaan Pak Supriadi dan istrinya, saya yakin rumah ini benar-benar berarti bagi mereka,” katanya.

Bagi Supriadi, rumah baru itu menjadi anugerah yang telah lama dinantikan. Selama sekitar 30 tahun, ia dan keluarganya tinggal di rumah sederhana yang sebagian besar masih menggunakan papan kayu. Kini, tempat tinggal tersebut telah berubah menjadi bangunan yang lebih kokoh dan nyaman.

Dengan penuh rasa syukur, Supriadi berharap rumah barunya dapat menjadi tempat yang membawa keberkahan bagi keluarganya di masa mendatang.

“Sangat bersyukur. Kami benar-benar bersyukur atas bantuan ini. Semoga menjadi berkah bagi keluarga kami dan juga bagi orang-orang baik yang telah membantu kami,” tutur Supriadi dengan mata berkaca-kaca.

Lebih dari sekadar pembangunan sebuah rumah, bantuan tersebut menjadi simbol kepedulian dan kolaborasi yang menghadirkan perubahan nyata. Bagi keluarga Supriadi, hunian baru itu bukan hanya tempat untuk tinggal, melainkan juga ruang untuk menumbuhkan harapan dan menata masa depan yang lebih baik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *