CSRINDONESIANEWS — Emiten perkebunan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) memperkuat kontribusi sosial bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, Salah satunya, dalam menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.
Melalui anak usahanya, PT First Lamandau Timber International (FLTI), perseroan menyalurkan bantuan berupa pemeriksaan kesehatan gratis, penyediaan tandon air bersih, hingga pembagian masker bagi masyarakat Desa Sungai Buluh, Kecamatan Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari inisiatif TAP Untuk Negeri yang menyasar peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk dalam menghadapi tantangan kesehatan akibat musim kemarau dan kabut asap karhutla.
Kegiatan pelayanan kesehatan dilaksanakan pada 21 Oktober 2026 melalui Posko Kesehatan Siaga Karhutla.
Melalui fasilitas tersebut, masyarakat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan gratis sebagai upaya menjaga kondisi kesehatan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap dampak karhutla.
Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, menekankan pentingnya kerja sama berbagai pihak dalam penanganan dan pemulihan lingkungan.
“Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum yang pro-lingkungan, serta seluruh elemen masyarakat merupakan kunci utama untuk menggerakkan pemulihan lingkungan secara berkelanjutan di Indonesia,” ujar Jumhur seperti dikutip, Jumat (30/10/2026).
Selain pemeriksaan kesehatan, FLTI membagikan sebanyak 100 kotak masker kepada masyarakat. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung perlindungan kesehatan warga dari paparan asap saat menjalankan aktivitas sehari-hari.
Tak hanya itu, perusahaan turut menyediakan tandon air bersih guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau.
Untuk menjaga ketersediaan air, FLTI juga merencanakan pengisian tandon secara berkala setiap dua hari sekali. Dengan demikian, fasilitas tersebut diharapkan dapat terus dimanfaatkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih. (*)












