CSRINDONESIANEWS – Akses air bersih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat di wilayah terpencil. Melihat kondisi tersebut, PT Pegadaian (Persero) Kanwil IX Jakarta 2 menyalurkan bantuan sarana pengaliran air bersih dan paket sembako bagi warga Desa Baduy Luar, Banten.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Pegadaian Peduli sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 11 tentang pembangunan kota dan permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan.
Bantuan yang disalurkan meliputi pengadaan selang air dan paket kebutuhan pokok. Sarana selang air tersebut ditujukan untuk mengalirkan air secara langsung dari sumber mata air menuju permukiman warga, sehingga dapat mempermudah pemenuhan kebutuhan air bersih sehari-hari.
Sementara itu, paket sembako diberikan untuk membantu memperkuat ketahanan pangan masyarakat setempat.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil IX Jakarta 2, Maryono, mengatakan program TJSL tersebut diarahkan untuk memberikan dampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Pelaksanaannya, kata dia, tetap mengedepankan prinsip kelayakan dan tata kelola perusahaan yang baik.
“Melalui program inisiasi TJSL Bina Lingkungan ini, Pegadaian berupaya hadir langsung menyentuh masyarakat yang membutuhkan fasilitas dasar di wilayah pedalaman. Kami berkomitmen untuk memastikan penyerapan anggaran program TJSL berjalan optimal, tepat sasaran, serta berorientasi pada pembangunan permukiman warga yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Maryono.
Menurutnya, Pegadaian juga senantiasa menekankan pentingnya penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap pelaksanaan program agar manfaat bantuan dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat Baduy Luar.
Maryono menambahkan, pemenuhan sarana air bersih diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan kebersihan lingkungan permukiman masyarakat Baduy Luar.
Deputi Bisnis PT Pegadaian (Persero) Area Tangerang, Agus Setiawan, menekankan pentingnya sinergi antara kegiatan operasional perusahaan dan kepedulian sosial dalam membangun kedekatan serta kepercayaan dengan masyarakat lokal.
“Penyaluran fasilitas selang air dan paket sembako di Kampung Baduy Luar merupakan wujud nyata kepedulian sosial Pegadaian terhadap masyarakat sekitar. Kami berharap infrastruktur penyaluran air bersih ini dapat langsung meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan permukiman warga,” kata Agus.
Menurut Agus, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi Pegadaian untuk lebih dekat dengan masyarakat setempat sekaligus memperkenalkan perusahaan sebagai mitra solusi keuangan terpercaya yang dapat memberikan dampak positif bagi pemulihan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Sementara itu, Pemimpin Cabang PT Pegadaian (Persero) CP Pandeglang, Mashud, menjelaskan, program tersebut bermula dari hasil pemetaan dan survei langsung yang dilakukan tim Cabang Pandeglang.
Dari hasil survei, tim menemukan adanya tantangan dalam akses air bersih dari sumber mata air menuju rumah-rumah warga Baduy Luar.
“Inisiasi program ini bermula dari hasil pemetaan dan survei langsung tim Cabang Pandeglang yang melihat adanya tantangan akses air bersih dari sumber mata air ke rumah-rumah warga di Baduy Luar. Bantuan selang air ini akan sangat membantu menyalurkan air secara langsung ke permukiman, sehingga warga tidak lagi kesulitan memenuhi kebutuhan air harian,” tutur Mashud.
Dia mengaku terharu dan bangga dapat menyerahkan bantuan sembako dan instalasi air secara langsung kepada warga Baduy Luar.
Penyerahan bantuan tersebut mendapat sambutan hangat dari tetua adat dan anak-anak masyarakat setempat. Kegiatan serah terima bantuan berlangsung dengan melibatkan tokoh adat, warga, dan anak-anak Baduy Luar.
Fasilitas selang air yang disalurkan diharapkan dapat membantu mengatasi hambatan geografis dalam penyediaan air bersih bagi kebutuhan sehari-hari.
Melalui bantuan tersebut, PT Pegadaian berharap dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Desa Baduy Luar.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pegadaian memperkuat peran sebagai BUMN yang inklusif dan peduli terhadap kearifan lokal serta kesejahteraan masyarakat.
Pegadaian juga berharap jangkauan manfaat sosial perusahaan dapat terus diperluas, sekaligus meningkatkan literasi dan kedekatan dengan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. (*)












