BeritaAksi Korporasi

Kemarau Panjang Mengancam, Bantuan Tangki Air 5.000 Liter Dikirim ke BPBD Bandung

2
×

Kemarau Panjang Mengancam, Bantuan Tangki Air 5.000 Liter Dikirim ke BPBD Bandung

Sebarkan artikel ini
Geo Dipa Energi Unit Patuha menyerahkan tangki air 5.000 liter kepada BPBD Kabupaten Bandung.

Kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional terus dilakukan PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha. Kali ini, perusahaan menyerahkan bantuan satu unit tangki air berkapasitas 5.000 liter kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung.

Bantuan tersebut diserahkan melalui kegiatan “Bukti Bhakti Geo Dipa Energi” pada Jumat, 18 September 2026.

Penyerahan tangki air dilakukan langsung oleh General Manager PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha, Efrata Meliala, kepada Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Gamber Irmawan Premono.

Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya ketika menghadapi kondisi kemarau panjang.

Ketersediaan sarana distribusi air menjadi penting ketika kebutuhan masyarakat meningkat sementara sumber air mengalami keterbatasan.

Tangki Air 5.000 Liter Perkuat Distribusi Air Bersih

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Gamber Irmawan Premono mengapresiasi dukungan yang diberikan GDE Unit Patuha.

Menurutnya, tambahan sarana berupa tangki air berkapasitas 5.000 liter dapat memperkuat kemampuan BPBD dalam mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dengan dukungan tersebut, proses distribusi diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif, terutama ketika terjadi kondisi yang menyebabkan masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Bantuan ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai potensi dampak kebencanaan.

Air Bersih Berkaitan dengan Aktivitas Ekonomi Warga

General Manager GDE Unit Patuha Efrata Meliala mengatakan, persoalan ketersediaan air tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, air juga memiliki keterkaitan erat dengan keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Kondisi tersebut semakin terasa bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian. Ketika musim kemarau berlangsung dan ketersediaan air terbatas, aktivitas pertanian maupun produktivitas masyarakat dapat ikut terdampak.

BACA JUGA :  Hadapi Debu Anak Krakatau, Kodam XXI/RI Terus Bergerak Lindungi Masyarakat

Karena itu, dukungan terhadap penyediaan dan distribusi air bersih menjadi salah satu langkah yang dapat membantu masyarakat melewati periode kemarau.

GDE Unit Patuha berharap bantuan tersebut dapat mendukung masyarakat agar tetap menjalankan berbagai aktivitas produktif di tengah kondisi yang penuh tantangan.

Kolaborasi Jadi Kunci Penanggulangan Bencana

Gamber menjelaskan, keterlibatan BPBD dalam program tersebut menjadi bagian penting karena lembaganya memiliki fungsi strategis dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Bandung.

BPBD tidak hanya berperan ketika kondisi kedaruratan terjadi, tetapi juga dalam upaya mengurangi risiko serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Menurutnya, penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya perlu membangun koordinasi agar respons terhadap kondisi darurat maupun kebutuhan masyarakat dapat dilakukan secara efektif.

“Penanggulangan bencana tidak hanya dilakukan setelah bencana terjadi, tetapi juga membutuhkan langkah-langkah preventif dan kesiapsiagaan untuk mengurangi dampak yang mungkin ditimbulkan,” ujar Gamber.

GDE Unit Patuha Dorong Ketangguhan Masyarakat

Bagi GDE Unit Patuha, keberlanjutan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari keberlanjutan kehidupan masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional.

Karena itu, berbagai kontribusi sosial perusahaan diarahkan agar tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga dapat mendukung kemampuan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan.

Program “Bukti Bhakti Geo Dipa Energi” menjadi salah satu bentuk implementasi kepedulian tersebut.

Melalui bantuan tangki air, perusahaan berupaya mendukung kapasitas pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak kemarau dan kebencanaan.

Ke depan, GDE Unit Patuha menyatakan akan terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung, BPBD, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung penanggulangan bencana dan pengembangan masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang lebih tangguh, siap menghadapi risiko bencana, dan mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim.

BACA JUGA :  HUT ke-2 Injourney Airports, PT.Angkasa Pura Indonesia Salurkan Bantuan untuk Difabel di Tanjungpinang

Melalui semangat “Bukti Bhakti Geo Dipa Energi”, bantuan tangki air ini menjadi bagian dari aksi nyata perusahaan untuk memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi lingkungan di sekitar wilayah operasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *