<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Palestina &#8211; CSR Indonesia News</title>
	<atom:link href="https://csrindonesianews.com/tag/palestina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://csrindonesianews.com</link>
	<description>Stories That Create Impact</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Oct 2026 18:22:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://csrindonesianews.com/wp-content/uploads/2026/08/cropped-LOGO-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Palestina &#8211; CSR Indonesia News</title>
	<link>https://csrindonesianews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tiga Tahun Genosida, Dompet Dhuafa Ajak Rakyat Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina</title>
		<link>https://csrindonesianews.com/tiga-tahun-genosida-dompet-dhuafa-ajak-rakyat-indonesia-terus-dukung-kemerdekaan-palestina/</link>
					<comments>https://csrindonesianews.com/tiga-tahun-genosida-dompet-dhuafa-ajak-rakyat-indonesia-terus-dukung-kemerdekaan-palestina/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dodo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 13:00:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Dompet Dhuafa]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Rakyat Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://csrindonesianews.com/?p=1813</guid>

					<description><![CDATA[CSRINDONESIANEWS – Rabu, 7 Oktober 2026, genap tiga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><strong>CSRINDONESIANEWS</strong></span> – Rabu, 7 Oktober 2026, genap tiga tahun sejak babak genosida yang kembali merenggut begitu banyak nyawa di Gaza. Tiga tahun bukan tentu sekadar angka. Ada rumah yang berubah menjadi puing, keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta, anak-anak yang tumbuh di tengah ketakutan, serta jutaan manusia yang terus berjuang mempertahankan hidup dan harapan.</p>
<p>Namun, penderitaan Palestina tidak dimulai tiga tahun lalu. Sejak Nakba 1948, penindasan dan perampasan hak rakyat Palestina telah berlangsung begitu panjang.</p>
<p>“Bagi jutaan masyarakat di Gaza, tiga tahun adalah 1.095 hari yang penuh tangisan, ketakutan dan kehilangan yang tak pernah usai. Sejak serangan kependudukan dan genosida dimulai tiga tahun lalu ruang hidup warga Gaza terus dipersempit. Hunian dirobohkan menjadi puing, sekolah dan rumah sakit dihancurkan. Serta suara ledakan yang menjadi ‘pengantar tidur’ bagi anak-anak Gaza yang tidak berdosa. Sampai hari ini, lebih dari 70.000 jiwa gugur, ibu-ibu kehilangan anak, anak kehilangan ibunya, keluarga berpisah dalam sekejap mata. Jutaan lainnya harus hidup dengan luka ditubuh dan trauma yang mendalam di jiwa”, ujar Ahmad Juwaini selalu Ketua Pengurus Dompet Dhuafa..</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-1815 aligncenter" src="https://csrindonesianews.com/wp-content/uploads/2026/10/CIN_08102026_7B-700x400.jpeg" alt="" width="500" height="333" /></p>
<p>Ahmad Juwaini lanjut mengatakan, “Sejak dideklarasikan berdirinya negara Israel, dikenal peristiwa nakba 1948, pembantaian-pembantaian terus berlanjut hingga kini. Maka atas dasar itu suara kemanusiaan terus bergema lebih keras. Kepada Israel, pesan dunia sangat jelas dan tegas. Hentikan penderitaan ini, hentikan genosida, segera tinggalkan Gaza, dan seluruh tanah Palestina yang diduduki. Biarkan rakyat Palestina hidup dengan tenang di tanah mereka sendiri tanpa ketakutan dan penderitaan”..</p>
<p>“Kepada masyarakat seluruh dunia, khususnya masyarkat Indonesia, kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Palestina bukan hanya isu politik dan agama, tetapi ini adalah ujian bagi Nurani kita sebagai sesama manusia. Mari berdiri tegak bersama Palestina, jangan biarkan suara dukungan kita padam. Mari terus gaungkan kemerdekaan untuk Palestina”, tambah Ahmad Juwaini.</p>
<p>Dompet Dhuafa terus bergerak memberikan bantuan dan dorongan moril bagi warga Palestina, baik berupa layanan kesehatan yang terdiri rehabilitasi medis dasar untuk memulihkan kondisi fisik korban luka di Jalur Gaza., lalu pengadaan klinik mobil (mobile clinic) dengan memberikan layanan kesehatan keliling yang telah menjangkau ribuan penerima manfaat. Serta dukungan fasilitas medis dengan menyediakan armada ambulans yang sampai hari ini masih aktif melayani para masyarakat Gaza, obat-obatan dasar serta shelter kesehatan darurat.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-1816" src="https://csrindonesianews.com/wp-content/uploads/2026/10/CIN_08102026_7C-700x400.jpeg" alt="" width="500" height="333" /></p>
<p>Dompet Dhuafa juga mendorong pemenuhan gizi bagi masyarakat Palestina dengan program, foodbank dan layanan dapur umum dengan menghadirkan paket makanan siap saji harian (termasuk program khusus seperti Iftar &amp; Suhoor For Palestine) untuk pengungsi di wilayah seperti Jabalya dan Tofah. Selain itu pada masa kurban, juga menggulirkan sedekah daging Palestina dengan penyaluran bantuan gizi dalam bentuk daging olahan kemasan kaleng yang praktis, siap saji, dan tahan lama</p>
<p>Dompet Dhuafa juga menggulirkan pengadaan sanitasi air bersih dengan layanan distribusi air bersih tersalurkan puluhan ribu liter air bersih menggunakan tangki air untuk mengatasi krisis sanitasi di kamp-kamp pengungsian Gaza.</p>
<p>Hingga Dompet Dhuafa gulirkan program pendidikan, hadirkan Beasiswa Santri Tahfizh sebagai dukungan berkelanjutan untuk pendidikan keagamaan anak-anak Palestina. Serta konsep &#8220;Kampung Indonesia&#8221; (Indonesia Zone): Rencana jangka panjang yang sedang dipersiapkan untuk mendukung pemulihan dan keberlangsungan hidup masyarakat Palestina secara semi-permanen.</p>
<p>Saat ini masyarakat di Gaza sangat membutuhkan bantuan dari kita, baik berupa makanan, obat-obatan, air bersih, tempat tinggal dan sarana umum lainnya khususnya rumah sakit. Bantuan sekecil apapun yang kita kirimkan, adalah penopang hidup bagi mereka yang sedang berjuang. Mari bantu sekarang, bantuan kita menyalakan harapan mereka. <strong>(*)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://csrindonesianews.com/tiga-tahun-genosida-dompet-dhuafa-ajak-rakyat-indonesia-terus-dukung-kemerdekaan-palestina/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BAZNAS RI Bersama Kemdiktisaintek Buka Beasiswa bagi 200 Mahasiswa Asal Palestina</title>
		<link>https://csrindonesianews.com/baznas-ri-bersama-kemdiktisaintek-buka-beasiswa-bagi-200-mahasiswa-asal-palestina/</link>
					<comments>https://csrindonesianews.com/baznas-ri-bersama-kemdiktisaintek-buka-beasiswa-bagi-200-mahasiswa-asal-palestina/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dodo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 01:00:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Korporasi]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas RI]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Kemdiktisaintek]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://csrindonesianews.com/?p=804</guid>

					<description><![CDATA[CSRINDONESIANEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><strong>CSRINDONESIANEWS</strong></span> – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI membuka Program Beasiswa Palestina BAZNAS 2026 di 33 mitra kampus. Program ini diperuntukkan bagi 200 mahasiswa asal Palestina untuk melanjutkan pendidikan jenjang magister (S2).</p>
<p>Program tersebut diluncurkan oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mujahid, M.Sc., Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., di Gedung Kemdiktisaintek RI, Jakarta, Rabu (9/9/2026).</p>
<p>Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan, pendidikan menjadi salah satu cara penting untuk menyiapkan generasi Palestina yang nantinya dapat berkontribusi bagi masa depan negaranya.</p>
<p>“Beasiswa Palestina BAZNAS merupakan ikhtiar bersama untuk membantu generasi muda Palestina memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi. Kami percaya pendidikan adalah jalan menuju perdamaian. Karena itu, yang kami harapkan bukan sekadar lulusan, tetapi generasi yang memiliki ilmu dan karakter, sehingga nantinya dapat ikut membangun kembali masa depan bangsanya,” katanya.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. mengatakan, program ini merupakan hasil kerja sama Kemdiktisaintek dan BAZNAS untuk membuka kesempatan pendidikan tinggi bagi mahasiswa Palestina di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Apresiasi tentu setinggi-tingginya kepada BAZNAS atas komitmen yang sangat luar biasa yang diberikan untuk mendukung pembangunan sumbar daya manusia Indonesia melalui pendidikan. Tentu ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa, investasi terbaik sebuah bangsa adalah pada pendidikan,&#8221; kata Brian.</p>
<p>Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan KH. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. mengatakan, Beasiswa Palestina BAZNAS merupakan skema baru bantuan BAZNAS untuk Palestina. Program ini dilatarbelakangi kondisi Palestina yang hingga kini masih sangat mengkhawatirkan, sehingga bantuan dalam bentuk pemulihan langsung belum dapat dilakukan secara optimal.</p>
<p>“Untuk itu, kami mengambil inisiatif untuk mengubah skema bantuan, yaitu memberikan beasiswa bagi mahasiswa asal Palestina yang telah lulus S1 untuk melanjutkan S2 di Indonesia,” ujar Idy.</p>
<p>Idy mengatakan, BAZNAS telah mengalokasikan sekitar Rp22 miliar untuk 200 mahasiswa asal Palestina yang akan melanjutkan pendidikan S2 di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS meminta pendampingan Kemdiktisaintek untuk mencari dan menjaring mahasiswa Palestina, termasuk melalui mitra-mitra perguruan tinggi di Indonesia.</p>
<p>Menurut Idy, sumber penerima beasiswa nantinya juga dapat berasal dari mahasiswa Palestina yang telah menyelesaikan pendidikan S1 di Indonesia. Salah satunya mahasiswa asal Palestina yang sebelumnya memperoleh beasiswa S1 dari Universitas Lampung (Unila), yang nantinya dapat melanjutkan pendidikan S2 melalui Beasiswa Palestina BAZNAS.</p>
<p>Selain biaya pendidikan, penerima beasiswa akan mendapat dukungan biaya hidup, biaya praktikum dan buku, serta pembinaan selama menjalani studi.</p>
<p>Program Beasiswa Palestina BAZNAS 2026 merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan zakat untuk pendidikan sekaligus memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi dan pemerintah dalam membuka akses pendidikan bagi mereka yang membutuhkan.</p>
<p>Turut hadir Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., S.Ag., M.A., Ph.D.; Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.; serta para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. <strong>(*)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://csrindonesianews.com/baznas-ri-bersama-kemdiktisaintek-buka-beasiswa-bagi-200-mahasiswa-asal-palestina/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
